
Microsoft laporkan hasil Q1, pendapatan naik 13 persen

Foto yang diabadikan pada 14 November 2019 ini menunjukkan kantor pusat Microsoft di Redmond, Amerika Serikat. (Xinhua/Qin Lang)
Pendapatan perusahaan Microsoft di segmen Productivity and Business Processes mencapai 18,6 miliar dolar AS, meningkat 13 persen. Sementara pendapatannya di segmen Intelligent Cloud mencapai 24,3 miliar dolar AS dan naik 19 persen (yoy).
San Francisco, AS (Xinhua) – Microsoft pada Selasa (24/10) melaporkan pendapatan sebesar 56,5 miliar dolar AS pada kuartal pertama (Q1) tahun fiskal 2024 yang berakhir pada 30 September 2023, naik 13 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.Perusahaan itu menghasilkan laba bersih kuartalan sebesar 22,3 miliar dolar AS, meningkat 27 persen secara tahunan (year on year/yoy). Laba per saham dilusian mencapai 2,99 dolar AS, naik 27 persen, dibandingkan periode yang sama setahun lalu.Pendapatan operasionalnya menyentuh angka 26,9 miliar dolar AS, naik 25 persen dari periode yang sama tahun lalu, ungkap Microsoft dalam laporan keuangannya.Pendapatan perusahaan Microsoft di segmen Productivity and Business Processes mencapai 18,6 miliar dolar AS, meningkat 13 persen. Sementara pendapatannya di segmen Intelligent Cloud mencapai 24,3 miliar dolar AS dan naik 19 persen (yoy).Pendapatan untuk produk Server dan layanan komputasi awan meningkat 21 persen, didorong oleh pertumbuhan pendapatan Azure dan layanan komputasi awan lainnya sebesar 29 persen. Pendapatan di segmen More Personal Computing mencapai 13,7 miliar dolar AS dan naik 3 persen, kata Microsoft.Microsoft mengembalikan 9,1 miliar dolar AS kepada pemegang saham dalam bentuk pembelian kembali saham dan dividen pada Q1 tahun fiskal 2024."Dengan Microsoft Copilot, kami mewujudkan era kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk masyarakat dan kalangan bisnis di mana saja," kata Satya Nadella, yang menjabat chairman sekaligus CEO Microsoft. "Kami dengan cepat memasukkan AI ke setiap lapisan kombinasi teknologi (tech stack) dan untuk setiap peran serta proses bisnis guna mendorong peningkatan produktivitas bagi pelanggan kami.""Eksekusi yang konsisten oleh tim penjualan dan mitra kami menghasilkan awal yang baik bagi tahun fiskal ini dengan pendapatan Microsoft Cloud sebesar 31,8 miliar dolar AS, naik 24 persen (yoy)," kata Wakil Presiden Eksekutif sekaligus CFO Microsoft Amy Hood.*1 dolar AS = 15.869 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Vietnam kesulitan pertahankan konsumsi domestik
Indonesia
•
11 Jul 2024

Survei: Anggaran liburan musim panas di Jepang menyusut meski ada kenaikan upah
Indonesia
•
19 Jul 2024

Perusahaan Indonesia dan China jalin kerja sama hilirisasi tembaga
Indonesia
•
03 Oct 2024

Kerja sama pertanian BRI bantu kurangi kelaparan di negara kurang berkembang
Indonesia
•
09 Dec 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
