
Beijing akan terus tingkatkan lingkungan bisnisnya

Orang-orang mengunjungi Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2023 di China National Convention Center di Beijing, ibu kota China, pada 4 September 2023. (Xinhua/Wu Wei)
Pemerintah Kota Beijing berencana membangun merek "Beijing Service" untuk meningkatkan lingkungan yang ramah bisnis pada 2024, dengan karakteristik orientasi pasar, supremasi hukum, kenyamanan, dan internasionalisasi.
Beijing, China (Xinhua) – Pemerintah Kota Beijing berencana membangun merek "Beijing Service" untuk meningkatkan lingkungan yang ramah bisnis pada 2024, kata Wali Kota Beijing Yin Yong, saat menyampaikan laporan kerja pemerintah dalam sesi tahunan Kongres Rakyat Kota Beijing pada Ahad (21/1).Beijing akan menerapkan langkah-langkah komprehensif guna mengoptimalkan lingkungan bisnis dan menyelaraskan diri dengan kerangka kerja baru Bank Dunia untuk menilai lingkungan bisnis pada 2024, yang bertujuan menciptakan lingkungan bisnis kelas dunia dengan karakteristik orientasi pasar, supremasi hukum, kenyamanan, dan internasionalisasi.
Foto yang diabadikan pada 3 Oktober 2022 ini menunjukkan pemandangan gedung-gedung pencakar langit di Kawasan Bisnis Terpadu (Central Business District/CBD) pada senja hari di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Wang Jianhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Belum genap setahun, BYD miliki puluhan diler di Indonesia
Indonesia
•
10 Oct 2024

Pertumbuhan ekonomi AS pada Q2 2024 direvisi naik jadi 3,0 persen
Indonesia
•
31 Aug 2024

Minyak turun 2 persen saat Uni Eropa gagal boikot minyak mentah Rusia
Indonesia
•
25 Mar 2022

Indeks harga konsumen China tetap stabil pada paruh pertama 2023
Indonesia
•
11 Jul 2023


Berita Terbaru

Qantas selesaikan gugatan ‘class action’ terkait kredit perjalanan untuk penerbangan yang dibatalkan
Indonesia
•
13 Mar 2026

PM Takaichi: Jepang akan lepas cadangan minyak paling cepat Senin
Indonesia
•
12 Mar 2026

Harga listrik Singapura akan naik di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
12 Mar 2026

Selandia Baru Akan lepas pasokan bahan bakar setara 6 hari di bawah rencana minyak IEA
Indonesia
•
12 Mar 2026
