
Peneliti temukan cara gabungkan produksi pati dan protein dari batang jagung

Seorang petani memanen jagung di Naiman, Kota Tongliao, Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 18 Oktober 2022. (Xinhua/Lian Zhen)
Pembuatan pati artifisial dapat dilakukan dengan menggunakan sistem molekuler multienzim dan ragi roti untuk mengubah selulosa pada batang jagung, serta dapat menghasilkan protein mikroba melalui fermentasi di bawah kondisi aerobik.
Beijing, China (Xinhua) – Tim peneliti China baru-baru ini mengembangkan metode berefisiensi tinggi untuk menggabungkan produksi pati artifisial dan protein mikroba dari batang jagung. Metode ini dapat memangkas biaya produksi pati artifisial dan menghadirkan cara baru untuk memproduksi makanan.Pertumbuhan populasi di dunia dan perubahan iklim global memunculkan tantangan besar bagi ketahanan pangan. Konversi efisien limbah pertanian menjadi makanan artifisial merupakan cara yang penting untuk meredam krisis pangan dan mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan.Para peneliti dari Institut Penelitian Bioteknologi di bawah Akademi Ilmu Pertanian China (Chinese Academy of Agricultural Sciences) dan sejumlah lembaga lainnya yang berbasis di China menggunakan sistem molekuler multienzim dan ragi roti untuk mengubah selulosa pada batang jagung menjadi pati artifisial, dan untuk menghasilkan protein mikroba melalui fermentasi di bawah kondisi aerobik.Seluruh proses pembuatan pati artifisial hanya membutuhkan investasi kecil dalam hal peralatan, tidak memerlukan input koenzim atau energi, dan tidak menyebabkan hilangnya gula, menawarkan peluang untuk memproduksi pati artifisial dan protein mikroba dengan biaya rendah, menurut penelitian tersebut.Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Science Bulletin.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Teleskop Webb NASA ungkap detail baru tentang aurora di Jupiter
Indonesia
•
18 May 2025

Ilmuwan China temukan ‘nanosheet’ untuk basmi mikroba anaerobik
Indonesia
•
02 Sep 2022

Roket Long March-8 jalani persiapan di landasan peluncuran wahana antariksa komersial pertama China
Indonesia
•
11 Nov 2024

Mesir temukan pemakaman berusia 3.400 tahun di Minya
Indonesia
•
18 Oct 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
