
China tolak tegas penyalahgunaan pembatasan visa AS terhadap pejabat China

Sebuah kapal tongkang berlayar di Pelabuhan Victoria di Hong Kong, China selatan, pada 30 April 2023. (Xinhua/Chen Duo)
Pembatasan visa baru Amerika Serikat terhadap pejabat Pemerintah Pusat China dan pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong dinilai bentuk campur tangan terang-terangan AS dalam urusan dalam negeri China.
Beijing, China (Xinhua) – China menyatakan penentangan tegas atas campur tangan terang-terangan Amerika Serikat (AS) terhadap urusan dalam negeri China, demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam jumpa pers rutin pada Senin (3/6).Pernyataan Mao itu dilontarkan setelah jubir Departemen Luar Negeri AS mengumumkan pembatasan visa baru terhadap pejabat Pemerintah Pusat China dan pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada pekan lalu terkait vonis pengadilan Hong Kong terhadap beberapa terdakwa dalam kasus konspirasi untuk melakukan subversi.Mao mengatakan bahwa AS telah dengan sengaja menyerang prinsip "Satu Negara, Dua Sistem", merongrong Undang-Undang tentang Perlindungan Keamanan Nasional di SAR Hong Kong, memberikan komentar tidak bertanggung jawab tentang demokrasi dan kebebasan di Hong Kong, berusaha mencampuri urusan yudisial SAR Hong Kong, serta menyalahgunakan kebijakan pembatasan visa."Langkah-langkah semacam itu secara terang-terangan mencampuri urusan dalam negeri China, melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional. China sangat menyesalkan dan menentang hal ini," imbuh Mao.Lebih lanjut dikatakan Mao, apa yang disebut "pemilihan pendahuluan" yang diselenggarakan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut dan merupakan pihak anti-China, serta berusaha mengacaukan stabilitas Hong Kong, merupakan tantangan serius bagi tatanan konstitusional di Hong Kong dan mengancam keamanan nasional China."Di antara para terdakwa yang terlibat dalam kasus ini, 31 orang telah mengaku bersalah," kata Mao. Adalah wajar dan sah bagi aparat penegak hukum dan otoritas peradilan di SAR Hong Kong untuk melaksanakan tugas mereka sesuai dengan hukum yang berlaku, dan menghukum semua tindakan yang merongrong keamanan nasional, imbuhnya. Pemerintah pusat sepenuhnya mendukung hal ini.Mao menekankan bahwa urusan Hong Kong adalah murni urusan dalam negeri China yang tidak memerlukan campur tangan asing.China mendesak pihak AS untuk dengan sungguh-sungguh menghormati kedaulatan China dan supremasi hukum di Hong Kong, serta mematuhi hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional, kata jubir tersebut menegaskan."AS seharusnya tidak mencampuri urusan Hong Kong dengan cara apa pun," kata Mao, menambahkan bahwa jika AS tetap memberlakukan pembatasan visa terhadap para pejabat Pemerintah Pusat dan pemerintah SAR Hong Kong, China akan merespons dengan tindakan tegas.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Komentar – NATO vs NATO
Indonesia
•
17 Jan 2026

Oil Fund Norwegia cabut investasi dari perusahaan Israel yang beroperasi di Tepi Barat dan Gaza
Indonesia
•
21 Aug 2025

Teknologi AI ini bisa menemukan sirip hiu dan kuda laut selundupan dalam koper
Indonesia
•
08 Jun 2026

Maduro sebut Venezuela hadapi "ancaman terbesar" dalam 100 tahun di tengah peningkatan kekuatan AL AS
Indonesia
•
02 Sep 2025


Berita Terbaru

Netanyahu terdesak, oposisi unggul dalam ‘exit poll’, tetapi mayoritas masih buntu
Indonesia
•
28 Oct 2026

Fokus Berita – Pemilu Israel di tengah operasi militer, warga Palestina khawatir kehidupan kian sulit
Indonesia
•
28 Oct 2026

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026
