Provinsi Gansu di China percepat pembangunan hijau

Seorang pekerja memeriksa modul fotovoltaik di sebuah perusahaan di wilayah Gulang, Kota Wuwei, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 16 Februari 2023. (Xinhua/Fan Peishen)
Pembangkit listrik energi baru yang terpasang di Provinsi Gansu, China barat laut, kemungkinan akan menembus 80 gigawatt pada 2025.
Lanzhou, China (Xinhua) – Ketika cahaya matahari berwarna keemasan bersinar terang, deretan panel fotovoltaik yang menjulang tinggi dan ladang angin yang besar tampak bermandikan cahaya, menyingkap kisah bagaimana industri-industri yang sedang berkembang pesat membentuk kembali lanskap lahan gurun yang luas di Provinsi Gansu, China barat laut.Terletak di tepi selatan Gurun Tengger, Kota Wuwei memanfaatkan sumber daya energi angin dan surya mereka dengan mengembangkan energi hijau.Kota ini mencatatkan 24 proyek penting di bidang manufaktur peralatan energi bersih telah beroperasi dalam beberapa tahun terakhir, mencapai nilai output tahunan lebih dari 6,2 miliar yuan pada 2022.Di pabrik milik Gansu Chongtong Chengfei New Material Co., Ltd. di Wuwei, pesanan untuk bilah turbin angin, yang merupakan produk utama mereka, terus berdatangan."Proyek ini rampung pada awal tahun lalu, dan saat ini enam lini produksi kami beroperasi dengan kapasitas penuh. Kami memperkirakan output tahunan akan mencapai 1,2 miliar yuan," ungkap Han Xudong, direktur departemen manajemen umum perusahaan itu.Han menambahkan bahwa perusahaan itu sedang merencanakan basis demonstrasi industri tenaga angin hijau yang mengintegrasikan penelitian dan pengembangan serta manufaktur bilah turbin, operasi ladang angin, dan daur ulang bilah turbin untuk meningkatkan pengembangan industri tenaga angin setempat.Ren Qiang, wakil manajer umum di Jiayu Holding Co., Ltd., mengatakan rencana pertama perusahaan tersebut di Gansu merupakan upaya yang berani. Hal itu ternyata sukses besar.Memiliki spesialisasi dalam peralatan pintar dan bisnis fotovoltaik, perusahaan itu menyelaraskan bagian dari rencana pengembangannya dengan tujuan netralitas dan puncak emisi karbon China."Menanggapi permintaan pasar yang lebih tinggi, kami berencana meningkatkan kapasitas produksi tahunan kami dari 1 gigawatt menjadi 3 gigawatt. Kami yakin dengan prospek pasar," ujar Ren.Selama beberapa tahun terakhir, lebih dari 100 perusahaan pembangkit listrik telah memulai layanan terkait energi baru di Gansu.Menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Provinsi Gansu, kapasitas terpasang dari pembangkit listrik energi baru di Gansu kemungkinan akan menembus 80 gigawatt pada 2025.*1 yuan = 2.231 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Laba industri China menurun, namun strukturnya meningkat
Indonesia
•
28 Nov 2022

Permintaan global dongkrak batu bara acuan Februari jadi 188,38 dolar AS per ton
Indonesia
•
08 Feb 2022

Indonesia bukukan banyak investasi baru dari China
Indonesia
•
26 Dec 2024

Indeks harga logistik angkutan jalan China naik pada Januari 2023
Indonesia
•
06 Feb 2023
Berita Terbaru

Feature – Terbukti andal, mobil listrik China kian diminati generasi muda Indonesia
Indonesia
•
09 Feb 2026

Pariwisata jadi kontributor signifikan timbulan sampah di Bali
Indonesia
•
08 Feb 2026

Tinjauan Ekonomi – Nominasi ketua The Fed dari Trump tuai pro dan kontra
Indonesia
•
07 Feb 2026

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara perkuat ketahanan ekonomi makro Indonesia
Indonesia
•
07 Feb 2026
