Dwarapala berusia ratusan tahun ditemukan di Taman Arkeologi Angkor, Kamboja

Foto yang diabadikan pada 20 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah patung penjaga yang ditemukan di Kuil Banteay Prei di Provinsi Siem Reap, Kamboja. (Xinhua/ANA)
Patung penjaga pintu (Dwarapala) dari batu pasir yang berusia ratusan tahun ditemukan di Kuil Banteay Prei di Taman Arkeologi Angkor di Kamboja barat laut.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua/Indonesia Window) – Para arkeolog berhasil menemukan sebuah patung penjaga pintu (Dwarapala) dari batu pasir yang berusia ratusan tahun di Kuil Banteay Prei di Taman Arkeologi Angkor di Kamboja barat laut, kata Otoritas Nasional APSARA (Apsara National Authority/ANA) dalam sebuah siaran pers pada Jumat (23/8).ANA merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengelola, menjaga, dan melestarikan Taman Arkeologi Angkor, situs warisan dunia yang terdaftar di UNESCO, yang terletak di Provinsi Siem Reap."Patung tersebut terletak di sebelah timur gerbang kedua kuil, terkubur di bawah tanah sekitar 80 sentimeter," kata siaran pers tersebut.Chea Sarith, seorang arkeolog dari Departemen Konservasi Monumen dan Arkeologi Preventif ANA, mengatakan bahwa patung tersebut tampaknya terlepas karena runtuhnya struktur bagian atas gerbang."Meski demikian, patung tersebut masih dalam kondisi yang relatif baik. Namun, patung itu ditemukan dengan kepala ke bawah menghadap ke arah barat, dengan tubuh yang patah menjadi enam bagian, termasuk kerusakan pada leher, lengan bawah, sisi kiri, pinggang, dan di bawah lutut kedua kaki," katanya. "Sebagian dari tongkatnya juga hilang."Dia mengatakan bahwa patung tersebut dibangun dengan gaya Bayon dan tingginya sekitar 1,6 meter.Banteay Prei adalah kuil yang jarang dikunjungi dan lokasinya dekat dengan kuil kecil lainnya bernama Prasat Prei. Kuil utama terdekat adalah Preah Khan. Kuil Buddha Banteay Prei dibangun dengan gaya Bayon oleh Raja Jayavarman VII pada akhir abad ke-12 atau awal abad ke-13.Kuil ini adalah salah satu kuil di Taman Arkeologi Angkor seluas 401 km persegi, yang merupakan destinasi wisata paling populer di negara Asia Tenggara tersebut.Taman Angkor menarik total 584.375 wisatawan mancanegara pada periode Januari-Juli 2024, menghasilkan pendapatan kotor sekitar 27,2 juta dolar AS dari penjualan tiket, menurut Angkor Enterprise, perusahaan milik pemerintah Kamboja.*1 dolar AS = 15.579 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Dimethyl ether energi alternatif LPG
Indonesia
•
22 Jul 2020

Sejumlah pakar sebut 6G akan diluncurkan secara komersial sekitar tahun 2030
Indonesia
•
30 Apr 2024

Fokus Berita – Perkembangan pesat sektor energi baru China dorong transisi hijau global
Indonesia
•
20 May 2024

Lokomotif bertenaga baterai buatan China diluncurkan di Thailand
Indonesia
•
12 Jan 2023
Berita Terbaru

Peneliti ciptakan jaringan saraf untuk simulasikan pembentukan konsep pada manusia
Indonesia
•
03 Mar 2026

Mamuju di Sulawesi Barat terpapar radiasi alam 9 kali lebih tinggi dari rata-rata dunia, masuk sorotan PBB
Indonesia
•
01 Mar 2026

Model AI SpecCLIP mampu proses data bintang dari berbagai teleskop
Indonesia
•
27 Feb 2026

Kasus pertama flu burung H5N1 ditemukan pada anjing laut gajah di California
Indonesia
•
27 Feb 2026
