
Feature – Kelaparan paksa perempuan Gaza jual perhiasan di tengah konflik berkepanjangan

Pedagang memajang berbagai produk kerajinan emas di sebuah toko emas di Khan Younis, Gaza selatan, pada 26 Juni 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Para perempuan di Gaza akan segera menjual sisa-sisa perhiasan terakhir yang mereka miliki, dan situasinya akan menjadi makin suram bagi mereka dan keluarga mereka.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Samia Ahmed, seorang perempuan Palestina di Gaza, harus mengambil keputusan yang memilukan di tengah konflik yang terus berlanjut.Di sebuah jalanan yang hancur di Kota Khan Younis, Gaza selatan, dia menjual cincin emasnya yang berharga ke pedagang perhiasan. Keseluruhan prosesnya hanya memakan waktu beberapa menit, namun rasa pedihnya tak kunjung reda."Cincin itu adalah warisan terakhir yang saya miliki dari ibu saya, yang sudah meninggal beberapa tahun lalu. Saya tidak pernah berpikir untuk menjualnya, tetapi anak-anak saya kelaparan, dan saya membutuhkan uang untuk membelikan mereka sedikit makanan," tutur Samia."Konflik memaksa kami melakukan apa pun untuk tetap bertahan hidup. Kenangan tidak bisa menyelamatkan kami dari kematian atau kelaparan," tambahnya, seraya meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu adalah pilihan yang tepat untuk dilakukan.
Seorang pedagang memperlihatkan berbagai produk kerajinan emas di sebuah toko emas di Khan Younis, Gaza selatan, pada 26 Juni 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Para pengungsi Palestina meninggalkan wilayah Al-Mawasi di pinggiran barat laut Rafah di Jalur Gaza selatan pada 28 Juni 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang pedagang memajang perhiasan emas di sebuah toko emas di Khan Younis, Gaza selatan, pada 26 Juni 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Guterres tekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai dan prinsip PBB di dunia
Indonesia
•
25 Oct 2022

Kantor berita OKI diharapkan tingkatkan konten masyarakat Muslim
Indonesia
•
17 May 2020

Ledakan di pelabuhan Iran tewaskan 25 orang, 800 terluka
Indonesia
•
27 Apr 2025

Sepasang panda raksasa pulang ke China setelah dua dekade di Memphis Zoo, AS
Indonesia
•
22 Dec 2022


Berita Terbaru

Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika
Indonesia
•
30 Apr 2026

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026

Afghanistan berisiko kehilangan 25.000 guru dan nakes perempuan per 2030
Indonesia
•
29 Apr 2026
