Pakar sebut pertumbuhan pesat perdagangan jasa tunjukkan ketahanan ekonomi China

Sejumlah orang mengunjungi ekshibisi jasa keuangan dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2022 di Shougang Park di Beijing, ibu kota China, pada 4 September 2022. (Xinhua/Li Xin)
Nilai perdagangan jasa China pada paruh pertama tahun ini mencapai 2,89 triliun yuan (sekira 6.217 triliun rupiah), naik 21,6 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara volume perdagangan jasa padat pengetahuan meningkat 9,8 persen, dengan pertumbuhan yang kuat di sektor telekomunikasi dan layanan informasi, menurut data dari Kementerian Perdagangan China.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Pertumbuhan perdagangan jasa China yang pesat menunjukkan ketahanan ekonomi China di tengah tren penurunan ekonomi global dan wabah COVID-19 yang kembali merebak, kata seorang pakar.Pertumbuhan yang stabil dari perdagangan jasa padat pengetahuan "sangat menjanjikan," mengindikasikan kualitas dan nilai tambah yang lebih tinggi dari ekspor China, ujar Wichai Kinchong Choi, wakil presiden senior bank Thailand Kasikornbank, kepada Xinhua dalam wawancara tertulis baru-baru ini.Pada paruh pertama tahun ini, nilai perdagangan jasa China mencapai 2,89 triliun yuan, naik 21,6 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara volume perdagangan jasa padat pengetahuan meningkat 9,8 persen, dengan pertumbuhan yang kuat di sektor telekomunikasi dan layanan informasi, menurut data dari Kementerian Perdagangan China.
Sejumlah pengunjung menyimak informasi tentang proses pembayaran dengan e-CNY (yuan digital) di ekshibisi jasa keuangan dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2022 di Shougang Park di Beijing, ibu kota China, pada 3 September 2022. (Xinhua/Ju Huanzong)
Seorang pengunjung menjajal pembayaran dengan e-CNY (yuan digital) dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2022 di Shougang Park di Beijing, ibu kota China, pada 3 September 2022. (Xinhua/Ju Huanzong)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Telaah – ‘Slow Tourism’ janjikan perjalanan wisata yang lebih bermakna dan ramah lingkungan
Indonesia
•
18 Mar 2025

Minyak melemah di tengah kekhawatiran Omicron dapat kurangi permintaan
Indonesia
•
14 Dec 2021

Sektor energi baru China tumbuh pesat untuk capai karbon ganda
Indonesia
•
09 Aug 2022

Jalur kereta Ethiopia-Djibouti yang dibangun China raup 50 juta dolar AS dalam 9 bulan
Indonesia
•
19 Apr 2024
Berita Terbaru

Tinjauan Ekonomi – Nominasi ketua The Fed dari Trump tuai pro dan kontra
Indonesia
•
07 Feb 2026

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara perkuat ketahanan ekonomi makro Indonesia
Indonesia
•
07 Feb 2026

Produsen otomotif China hadirkan lebih banyak NEV di ajang IIMS 2026
Indonesia
•
06 Feb 2026

Perusahaan China teken kerja sama untuk dorong proyek integrasi baja dan kokas di Indonesia
Indonesia
•
06 Feb 2026
