
Israel mulai pembebasan tahanan Palestina

Seorang warga Palestina (kiri), yang baru dibebaskan dari tahanan Israel, memeluk keluarganya di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 27 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Otoritas Israel mulai pembebasan warga Palestina yang ditahannya di penjara-penjara, sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran setelah Hamas membebaskan 20 warga Israel yang disandera kelompok tersebut.
Gaza/Yerusalem, Palestina/Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Israel telah memulai pembebasan warga Palestina yang ditahannya di penjara-penjara, sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran setelah Hamas membebaskan 20 warga Israel yang disandera kelompok tersebut. Demikian diungkap sejumlah sumber Palestina pada Senin (13/10).Menurut perjanjian yang disepakati oleh Israel dan Hamas, sekitar 2.000 warga Palestina yang menjadi tahanan dan narapidana akan dibebaskan.Sebelumnya pada hari yang sama, Israel mengonfirmasi bahwa 13 sandera, yang merupakan sisa warga Israel yang masih hidup dalam sanderaan Hamas di Gaza, telah diserahkan kepada Palang Merah Internasional.Ketiga belas pria tersebut saat ini sedang dikawal tentara dan agen Shin Bet dalam perjalanan kembali ke Israel, di mana mereka akan menjalani evaluasi medis awal dan berkumpul kembali dengan keluarga mereka, kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.Hamas mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah membebaskan seluruh 20 warga Israel yang masih hidup dalam sanderaannya, sebagai langkah implementasi kesepakatan gencatan senjata dengan Israel.Kelompok tersebut menegaskan kembali komitmen untuk memenuhi kewajibannya, menekankan pentingnya peran mediator untuk mendorong Israel memenuhi kewajibannya sesuai kesepakatan dan menyelesaikan implementasi semua ketentuan kesepakatan.Seorang pejabat Hamas mengatakan kepada stasiun televisi Arab Saudi, Asharq News, bahwa beberapa sandera yang telah meninggal akan dipulangkan pada Senin sore waktu setempat. Total ada 28 jenazah sandera yang harus dipulangkan Hamas ke Israel sesuai kesepakatan gencatan senjata.Israel merilis foto-foto pertama dari para sandera yang telah tiba di negara tersebut dan bertemu dengan pejabat Israel. Dalam foto-foto tersebut, para mantan sandera terlihat dapat berdiri dan tampak tidak terluka.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jawab ancaman AS, Presiden Venezuela putuskan kerahkan 4,5 juta milisi
Indonesia
•
21 Aug 2025

Xi Jinping gelar pertemuan dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz
Indonesia
•
06 Nov 2022

Respons rencana serangan Israel, Iran akan tanggapi dengan tegas setiap "pelanggaran"
Indonesia
•
23 May 2025

AS ajukan tuntutan tak logis dalam perundingan perdamaian Iran-AS
Indonesia
•
12 Apr 2026


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
