
Orange County di AS deklarasikan darurat kesehatan akibat lonjakan kasus RSV

Sejumlah orang mengunjungi Kidspace Children's Museum di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 22 April 2022. (Xinhua/Zeng Hui)
Lonjakan kasus RSV (respiratory syncytial virus) memaksa Orange County, sebuah wilayah di Negara Bagian California, Amerika Serikat bagian barat, dengan penduduk lebih dari 3,8 juta jiwa, mengeluarkan deklarasi keadaan darurat kesehatan.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Orange County, sebuah wilayah di Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS) bagian barat, dengan penduduk lebih dari 3,8 juta jiwa, mengeluarkan deklarasi keadaan darurat kesehatan akibat melonjaknya kasus infeksi respiratory syncytial virus (RSV).Petugas kesehatan Orange County mengumumkan deklarasi darurat kesehatan pada Senin (31/10) akibat infeksi virus yang menyebar dengan cepat menyebabkan angka rawat inap anak dan kunjungan harian instalasi gawat darurat (IGD) mencatat rekor tertinggi, menurut sebuah pernyataan dari Badan Perawatan Kesehatan Orange County."Selain itu, penetapan keadaan darurat setempat telah diumumkan, yang memungkinkan county tersebut mengakses sumber daya negara bagian dan federal untuk mengatasi situasi dan mencari bantuan timbal balik dari county sekitarnya," tambah pernyataan itu.Respiratory syncytial virus (RSV) merupakan virus pernapasan umum yang biasanya menyebabkan gejala ringan seperti pilek, namun sangat berbahaya bagi anak usia di bawah dua tahun mengingat mereka memiliki saluran pernapasan yang lebih kecil dan lebih mudah dipenuhi lendir, serta paru-paru yang membutuhkan lebih banyak dukungan untuk bernapas, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.Deklarasi darurat kesehatan oleh Orange County itu dikeluarkan empat hari setelah CDC AS menyebut bahwa infeksi RSV sedang melonjak di beberapa wilayah AS. Kanal ABC News pekan lalu memperingatkan bahwa karena kasus RSV dan virus pernapasan lainnya telah menyebar ke seluruh negeri, banyak rumah sakit di beberapa negara bagian beroperasi dengan kapasitas yang hampir penuh.Pekan lalu, badan kesehatan masyarakat di wilayah tetangga San Diego County, di California selatan, juga mengeluarkan peringatan serupa."Para penyedia layanan kesehatan daerah melihat lonjakan awal kasus flu dan RSV, dan meskipun kasus COVID-19 saat ini cenderung menurun di wilayah tersebut, gempuran rangkap tiga akibat tiga virus yang merebak secara bersamaan dapat menambah tekanan pada sistem kesehatan yang pada dasarnya sudah kewalahan," ungkap pernyataan yang dirilis oleh San Diego County.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Australia namai 100 lebih spesies baru dalam setahun, dukung keanekaragaman hayati
Indonesia
•
10 Aug 2022

Kekerasan terhadap wanita dan anak perempuan sentuh ‘skala epidemi’ di Inggris dan Wales
Indonesia
•
26 Jul 2024

Survei: Kekerasan senjata melonjak ke posisi teratas di AS
Indonesia
•
26 May 2023

Mobil F1 Ferrari Schumacher terjual 13,2 juta dolar AS di rumah lelang Sotheby's
Indonesia
•
10 Nov 2022


Berita Terbaru

Langgar aturan akses bagi anak-anak, Australia selidiki 5 raksasa medsos
Indonesia
•
31 Mar 2026

Total populasi Korsel diperkirakan turun 29,9 persen per 2072
Indonesia
•
31 Mar 2026

Resensi Buku Perspektif Jurnalistik – Analisis SWOT Negara Madinah lahirkan model manajemen strategis pemerintahan universal
Indonesia
•
30 Mar 2026

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026
