
Dubes Ghana incar kerja sama yang lebih kuat dengan China

Sejumlah pengunjung mengamati produk yang dipamerkan di stan Kedutaan Besar Republik Ghana di ruang ekshibisi layanan budaya dan pariwisata di Shougang Park dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2022 di Beijing, ibu kota China, pada 5 September 2022. (Xinhua/Zhang Fan)
Optimalisasi kebijakan COVID-19 China diharapkan membuka peluang bagi Ghana untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi bilateral.
Accra, Ghana (Xinhua) – Ghana berharap dapat memperkuat kerja sama bilateral dengan China menyusul pencabutan pembatasan COVID-19 dan optimalisasi kebijakan COVID-19 China, demikian disampaikan Duta Besar (Dubes) Ghana untuk China Winfred Nii Okai Hammond.Hammond mengatakan kepada Xinhua dalam wawancara baru-baru ini di Accra, ibu kota Ghana, bahwa dirinya optimistis mengenai hubungan perdagangan dan ekonomi antara kedua negara yang akan ditingkatkan setelah China mengoptimalkan kebijakan COVID-19 mereka."Anda tidak tahu apa artinya arah baru China terkait COVID-19 bagi para pengusaha Ghana dan China. Sulit bagi mereka untuk melakukan pertukaran ekonomi dan perdagangan di tengah pembatasan. Namun, sekarang pintu sudah terbuka," ujar Hammond."Kami sangat senang dengan arahan baru terkait pembatasan COVID-19 di China dan berharap dapat memperkuat hubungan kami serta membangun hubungan perdagangan dan ekonomi antara negara kami," imbuh sang dubes.Hammond mengatakan bahwa kedua negara memahami betapa pentingnya kerja sama mereka dan bahwa kerja sama ini harus dilanjutkan."Penting bagi warga Ghana untuk memahami bahwa tanpa kemitraan yang kuat ini, pembangunan kami tidak akan seperti sekarang ini," tambahnya."Kami memiliki kekuatan yang perlu kami satukan. Komunitas China di Ghana telah menjadi bagian dari pembangunan ekonomi negara ini, dan banyak warga Ghana juga melakukan hal yang sama di China," ungkap dubes tersebut."Dalam beberapa dekade terakhir, hubungan diplomatik dan bilateral antara Ghana dan China telah tumbuh semakin kuat. Dubes China dan saya sepakat bahwa memperkuat hubungan ini menjadi kepentingan negara kami karena kami tidak dapat melakukannya tanpa satu sama lain," tegasnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Menteri Energi Saudi tegaskan keputusan OPEC+ bebas unsur politik
Indonesia
•
21 Dec 2022

ISTAT: Lebih dari 5,7 juta orang di Italia hidup dalam kemiskinan absolut
Indonesia
•
16 Oct 2025

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

PT DI ekspor pesawat transpor militer CN235-220 ke Nepal
Indonesia
•
30 Oct 2019


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
