
OPEC pangkas lagi perkiraan permintaan minyak global untuk 2022 dan 2023

Foto yang diabadikan pada 5 Oktober 2022 ini menunjukkan kantor pusat Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) di Wina, Austria. (Xinhua/Wang Zhou)
Permintaan minyak global akan berada di rata-rata 99,6 juta barel per hari (bph) pada 2022, turun 0,1 juta barel per hari dari perkiraan sebelumnya.
Wina, Austria (Xinhua) – Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Senin (14/11) menurunkan lagi perkiraannya untuk permintaan minyak global pada 2022 dan 2023, mengutip soal tantangan ekonomi dan ketidakpastian geopolitik.Perkiraan terbaru itu dirilis dalam laporan bulanan OPEC. Aliansi produsen minyak tersebut sebelumnya pada tahun ini telah beberapa kali melakukan revisi dengan menurunkan proyeksi permintaan minyaknya.
Foto yang diabadikan pada 28 Juni 2021 ini menunjukkan kawasan industri milik raksasa minyak Arab Saudi Aramco di Dammam, Arab Saudi. (Xinhua/Hu Guan)
Seorang pria mengisi bahan bakar kendaraan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum di Berlin, Jerman, pada 8 September 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bank Dunia perkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 3,7 persen pada 2021
Indonesia
•
17 Dec 2021

Stasiun Whoosh Karawang catat 5.500 penumpang dalam 10 hari pertama beroperasi
Indonesia
•
07 Jan 2025

Perajin perak Kotagede bertahan di tengah lesunya ekspor dan kenaikan harga bahan baku
Indonesia
•
28 Apr 2026

BMW kehilangan laba Rp75 triliun dalam enam bulan, siapkan phk 8.000 karyawan
Indonesia
•
31 Jul 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
