
Obat Davunetide berpotensi perlambat penyakit otak langka pada pasien perempuan

Ilustrasi. (Shawn Day on Unsplash)
Yerusalem (Al-Quds), Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Para peneliti Israel menemukan bahwa sebuah obat yang sudah ada saat ini berpotensi memperlambat perkembangan penyakit otak langka mematikan pada wanita, demikian disampaikan Universitas Tel Aviv dalam sebuah pernyataan pada Ahad (26/7).
Dalam studi mereka yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry oleh Nature, tim peneliti tersebut mengkaji ulang data dari uji klinis internasional yang melibatkan lebih dari 300 pasien dengan kelumpuhan supranuklear progresif, suatu penyakit otak langka dan tidak dapat disembuhkan yang mempengaruhi gerakan, keseimbangan serta kemampuan berpikir.
Meskipun studi awal menyimpulkan Davunetide, obat yang menargetkan kelompok penyakit tauopati, terbukti aman namun kurang efektif, analisis baru ini menemukan hasil yang berbeda saat menganalisis kelompok pasien perempuan dan laki-laki secara terpisah.
Para pasien wanita yang menerima terapi obat tersebut menunjukkan perlambatan yang signifikan dalam perkembangan penyakit. Manfaat ini tidak terlihat pada pasien pria.
Terapi tersebut membantu para pasien wanita mempertahankan fungsi-fungsi penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk keseimbangan, koordinasi tangan, serta tugas-tugas rutin seperti menggunakan alat makan, mengancingkan pakaian dan mandi. Mereka juga menunjukkan hasil yang lebih baik dalam tes memori, bahasa dan kemampuan berpikir lainnya.
Para peneliti mengatakan temuan tersebut dapat mendorong kemajuan penelitian mengenai Alzheimer dan gangguan otak terkait, sekaligus menekankan perlunya mengembangkan pengobatan yang memperhitungkan perbedaan biologis antara kedua jenis kelamin.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Awak Artemis II lampaui rekor jarak Apollo 13
Indonesia
•
07 Apr 2026

Openai rilis model AI unggulan baru GPT-5
Indonesia
•
10 Aug 2025

Teknologi energi bersih China jadi sorotan di Consumer Electronics Show 2023
Indonesia
•
09 Jan 2023

Penelitian: Mata jadi jendela menuju proses penuaan
Indonesia
•
20 Jan 2022


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
