
Museum Tembok Besar China keluarkan seruan global terkait peninggalan budaya

Foto dari udara yang diabadikan pada 28 Maret 2023 ini menunjukkan Tembok Besar bagian Shuiguan di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Ju Huanzong)
Museum Tembok Besar China sedang mencari bukti material yang mendokumentasikan peristiwa-peristiwa besar, orang-orang penting, dan karya-karya utama yang berkaitan dengan Tembok Besar, serta berbagai jenis publikasi terkait.
Beijing, China (Xinhua) – Museum Tembok Besar China pada Selasa (25/7) mulai mencari peninggalan budaya dari dalam maupun luar negeri dalam upaya mendorong penelitian, pengumpulan, dan perlindungan lebih lanjut terhadap warisan budaya Tembok Besar tersebut.Peninggalan budaya itu meliputi benda, foto, dokumen, dan peralatan konstruksi yang menunjukkan pembangunan dan pengembangan Tembok Besar selama berbagai periode sejarah China.Museum tersebut juga sedang mencari bukti material yang mendokumentasikan peristiwa-peristiwa besar, orang-orang penting, dan karya-karya utama yang berkaitan dengan Tembok Besar, serta berbagai jenis publikasi terkait."Tembok Besar China merupakan simbol peradaban China," kata Ren Jianghao, wakil kepala Distrik Yanqing, Beijing. Dia mengatakan bahwa museum itu perlu memperkaya koleksi peninggalan budayanya lebih jauh lagi untuk menampilkan sejarah dan budaya Tembok Besar secara utuh.Dimasukkan ke dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, museum yang terletak di kawasan wisata Tembok Besar bagian Badaling itu telah ditutup untuk renovasi dan perbaikan sejak April 2022.Proyek renovasi tersebut mencakup area lahan seluas sekitar 27.000 meter persegi dan area konstruksi sekitar 16.000 meter persegi.Dibuka pada 1994, museum itu telah menerima sekitar 10 juta pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pariwisata medis Mesir manfaatkan kekayaan sumber daya penyembuhan alami
Indonesia
•
16 May 2023

Studi sebut 70 persen serangan beruang di Jepang terjadi di area-area yang dihuni manusia
Indonesia
•
28 Oct 2025

Ekosistem riset ramah inovasi menurut diaspora Indonesia
Indonesia
•
10 Dec 2019

46 migran tewas di dalam truk trailer di AS karena kepanasan
Indonesia
•
28 Jun 2022


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
