Misi Teknik Pertanian Taiwan kembangkan sawah 400 hektare di Sulawesi Selatan

Misi Teknik Pertanian Taiwan memeriksa kondisi pertumbuhan padi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (TETO)
Misi Teknik Pertanian Taiwan bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) telah mengumpulkan 4.200 ton benih padi berkualitas sepanjang tahun, atau sekitar 29 persen dari produksi benih padi di seluruh Sulawesi Selatan dan memenuhi 12 persen kebutuhan benih padi di provinsi tersebut.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Sejak 2018 Taiwan Technical Mission atau Misi Teknik Pertanian Taiwan terus membantu pengembangan dan produksi benih padi untuk organisasi petani di Provinsi Sulawesi Selatan.Pertanyataan dari Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) yang diterima di Bogor, Kamis, menyebutkan bahwa upaya tersebut telah meningkatkan hasil benih padi berkualitas tinggi, serta produksi dan kualitas beras secara keseluruhan.Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan produsen benih, tetapi juga membantu mengurangi jumlah beras yang diimpor dari luar negeri, sehingga meningkatkan swasembada produksi pangan di Tanah Air.Saat ini Taiwan Technical Mission bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Sulawesi Selatan untuk mempromosikan sawah seluas 400 hektare. Pada tahun 2022, mereka telah mengumpulkan 4.200 ton benih padi berkualitas sepanjang tahun, atau sekitar 29 persen dari produksi benih padi di seluruh Sulawesi Selatan dan memenuhi 12 persen kebutuhan benih padi di provinsi tersebut.Selain itu, tim kerja sama tersebut juga menyelenggarakan pelatihan, merevisi manual budi daya padi, dan membantu memperkenalkan teknologi pertanian cerdas. Mereka juga berharap untuk mempromosikan penggunaan drone dan mendirikan stasiun cuaca sederhana untuk membantu memecahkan masalah kekurangan tenaga kerja di daerah pedesaan dan menggunakan data cuaca untuk memprediksi dampak buruk dari fenomena iklim terhadap produksi beras.
Misi Teknik Pertanian Taiwan membina petani lokal di Kabupaten Sopeng, Sulawesi Selatan. (TETO)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Indonesia dan UEA luncurkan Mangrove Alliance for Climate di COP27
Indonesia
•
10 Nov 2022

Tokoh geologi Indonesia luncurkan buku, jadi rujukan eksplorasi energi dan mineral
Indonesia
•
16 Nov 2020

Kepala Kantor Perwakilan TETO harap Sudut Pandang terus maju
Indonesia
•
12 Aug 2023

COVID-19 – 237 dokter di Indonesia meninggal selama pandemik
Indonesia
•
03 Jan 2021
Berita Terbaru

TVRI dan pemerintah Guangxi China jalin kerja sama penerapan AI di industri penyiaran
Indonesia
•
10 Feb 2026

Peneliti Amerika studi petani Muslim di Kerinci, temukan modernisasi pertanian berdampak pada emosi
Indonesia
•
09 Feb 2026

Sambut Ramadhan, Presiden Prabowo doakan keselamatan dan persatuan bangsa
Indonesia
•
08 Feb 2026

Perkuat kemitraan strategis, Indonesia-Australia tandatangani Traktat Keamanan Bersama
Indonesia
•
07 Feb 2026
