
Sampel Bulan Chang'e-6 terbuka untuk aplikasi domestik

Foto ini menunjukkan sampel Bulan yang dikumpulkan oleh misi Chang'e-6 di laboratorium sampel Bulan di Observatorium Astronomi Nasional di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS) di Beijing, ibu kota China, pada 24 September 2024. (Xinhua/Jin Liwang)
Misi Chang'e-6 China berhasil mengumpulkan 1.935,3 gram sampel dari sisi jauh Bulan, yang merupakan pertama kalinya dalam sejarah manusia.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Badan antariksa China telah memulai pengajuan peminjaman spesimen ilmiah Bulan yang dibawa kembali ke Bumi oleh misi Chang'e-6 negara tersebut.Sampel-sampel Bulan tersebut sekarang dapat diakses oleh para peminat domestik melalui sistem rilis data dan sampel resmi, di mana mereka dapat mengirimkan proposal penelitian mereka, menurut Pusat Eksplorasi Bulan dan Rekayasa Antariksa (Lunar Exploration and Space Engineering Center) di bawah naungan Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA).Misi Chang'e-6 China berhasil mengumpulkan 1.935,3 gram sampel dari sisi jauh Bulan, yang merupakan pertama kalinya dalam sejarah manusia.Batch kedelapan dari sampel ilmiah Bulan misi Chang'e-5 juga sedang dibuka bagi para peminat. Sebelumnya, wahana Chang'e-5 berhasil mengumpulkan sekitar 1.731 gram sampel Bulan.Batas waktu untuk kedua aplikasi ini hingga 22 November.Pada Januari 2021, China meluncurkan serangkaian regulasi tentang manajemen sampel Bulan dan mendorong penelitian gabungan internasional terkait sampel Bulan.Menurut CNSA, aplikasi batch ketujuh dari sampel Chang'e-5 pada 2023 dapat diakses oleh para peminat dengan latar belakang domestik maupun internasional.China menunjukkan sikap positif dan terbuka serta menyambut para ilmuwan dari semua negara untuk mengajukan aplikasi dengan mengikuti prosedur yang relevan, ujar Ge Ping, wakil direktur pusat tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

SpaceX luncurkan 52 satelit Starlink dari pangkalan California, AS
Indonesia
•
19 Dec 2021

Bagian kepala patung Deva berusia ratusan tahun ditemukan di Taman Arkeologi Angkor Kamboja
Indonesia
•
17 May 2024

Tim ilmuwan China memulai ekspedisi ilmiah Samudra Arktika ke-13
Indonesia
•
13 Jul 2023

Laporan: Kasus kanker prostat meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua dekade mendatang
Indonesia
•
14 Apr 2024


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
