
Feature – Kehancuran dahsyat pupuskan harapan warga Khan Younis di Gaza untuk kembali ke rumah

Orang-orang mengamati bangunan yang hancur di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 8 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Militer Israel sengaja menghancurkan seluruh blok permukiman dan semua infrastruktur di Khan Younis agar tidak bisa dihuni.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Perasaan terkejut dan tidak percaya menyelimuti sebagian besar penduduk Kota Khan Younis begitu mereka kembali ke kota di sebelah selatan Jalur Gaza itu dan menyaksikan kehancuran masif di sana.Militer Israel pada Ahad (7/4) menyatakan bahwa pasukannya mundur dari Khan Younis setelah mengakhiri misi untuk menghabisi Brigade Al-Qassam di wilayah tersebut.Mohammed Shurrab (42), seorang pria asal Khan Younis, merupakan salah satu dari puluhan ribu penduduk setempat yang bergegas ke daerah mereka untuk memeriksa situasi di sana.Namun setibanya di sana, dia menangis dan berkata, "Di mana rumah kami? Di mana kehidupan kami yang dulu di sini? Kapan semua kehancuran ini terjadi? Apakah gempa bumi dahsyat menimpa kami?""Saya tidak punya rumah sekarang. Saya kehilangan harapan terakhir saya untuk kembali ke rumah dan meninggalkan kehidupan yang menyedihkan di kamp-kamp pengungsian," kata ayah lima anak itu kepada Xinhua setelah beberapa kali berusaha menenangkan diri."Mereka (pasukan Israel) menghancurkan semua mimpi dan kehidupan kami.... Mereka ingin menggusur kami dari tanah kami dengan cara apa pun," keluh pria yang berduka itu sembari berupaya menyingkirkan reruntuhan, walaupun sia-sia.
Warga Palestina kembali ke Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 8 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga Palestina kembali dengan membawa barang-barang mereka ke Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 8 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang warga Palestina berjalan melewati bangunan yang hancur di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 8 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kelaparan di Gaza semakin parah saat kelangkaan pangan memburuk dan bantuan menyusut
Indonesia
•
28 Oct 2024

Google akan hapus riwayat lokasi kunjungan ke klinik aborsi di AS
Indonesia
•
02 Jul 2022

Pacuan kuda tradisional Gayo kembali digelar, jadi simbol solidaritas pascabanjir
Indonesia
•
16 Jun 2026

Mayoritas remaja di AS senang ‘ngobrol’ dengan AI
Indonesia
•
22 Jul 2025


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
