
Mikrofosil hewan berumur 535 juta tahun berotot langka yang terawetkan ditemukan di China

Foto mikroskop elektron ini menunjukkan fosil sistem otot berumur sekitar 535 juta tahun yang ditemukan baru-baru ini. (Xinhua)
Mikrofosil sistem otot cycloneuralia, sebuah kelompok hewan yang mencakup cacing gelang, cacing bulu kuda, dan mud dragon, yang berasal dari Zaman Kambrium awal sekitar 535 juta tahun yang lalu, ditemukan di China.
Nanjing, China (Xinhua) – Sebuah tim penelitian internasional berhasil menemukan fosil sistem otot yang berasal dari sekitar 535 juta tahun yang lalu yakni Zaman Kambrium awal di China.Tim ahli paleontologi tersebut telah melaporkan penemuan mikrofosil mereka, yang mengawetkan sistem otot introver pada cycloneuralia, sebuah kelompok hewan yang mencakup cacing gelang, cacing bulu kuda, dan mud dragon.Penelitian itu dipimpin oleh Zhang Huaqiao, peneliti di Institut Geologi dan Paleontologi Nanjing di Akademi Ilmu Pengetahuan China, dan memublikasikan temuan itu secara daring di jurnal Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences pada Rabu (11/10).
Sebuah rekonstruksi bergambar ini menunjukkan sistem otot hewan yang berasal dari sekitar 535 juta tahun yang lalu. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China luncurkan mesin pengebor terowongan buatan dalam negeri dengan diameter terbesar
Indonesia
•
02 Nov 2024

Astronaut Shenzhou-18 akan jalankan 90 lebih eksperimen fisika dasar
Indonesia
•
25 Apr 2024

Studi sebut paparan cahaya buatan di malam hari berpotensi picu depresi
Indonesia
•
23 Jun 2025

Peneliti kembangkan masker digital untuk fasilitasi diagnosis anonim dan perlindungan privasi
Indonesia
•
27 Sep 2022


Berita Terbaru

Feature – Pabrik alat berat China pelopori upaya menuju produksi nol karbon
Indonesia
•
13 Apr 2026

Platform dokter digital berteknologi AI layani penyakit Parkinson
Indonesia
•
14 Apr 2026

Sayuran berdaun bantu ekstraksi logam beracun dari tanah, tawarkan masa depan pertambangan berkelanjutan
Indonesia
•
14 Apr 2026

Tim Ilmuwan temukan cara baru perkuat ketahanan padi terhadap penyakit mematikan
Indonesia
•
14 Apr 2026
