Microsoft umumkan investasi 17,9 miliar dolar AS untuk infrastruktur AS di Australia

Foto yang diabadikan pada 13 November 2021 ini menunjukkan logo Microsoft di London, Inggris. (Xinhua/Tim Ireland)

Investasi Microsoft akan memperluas infrastruktur superkomputasi AI dan cloud milik perusahaan itu, serta memperkuat pertahanan siber Australia.

 

Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Microsoft pada Kamis (23/4) mengumumkan akan menginvestasikan 17,9 miliar dolar AS untuk infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Australia selama tiga tahun ke depan, yang merupakan investasi terbesar oleh raksasa teknologi tersebut di negara itu.

*1 dolar AS = 17.179 rupiah

CEO Microsoft Satya Nadella dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan di Sydney tentang investasi 25 miliar dolar Australia atau sekitar 17,9 miliar dolar AS tersebut, menyatakan investasi itu akan memperluas infrastruktur superkomputasi AI dan cloud milik Microsoft serta memperkuat pertahanan siber Australia.

*1 dolar Australia = 12.315 rupiah

Komitmen tersebut mencakup pendanaan untuk pusat data, pelatihan keterampilan AI bagi 3 juta pekerja Australia, serta perluasan kolaborasi antara Microsoft dan pemerintah federal Australia dalam bidang keamanan siber dan ketahanan nasional.

"Australia memiliki peluang yang sangat besar untuk mengonversi AI menjadi pertumbuhan ekonomi nyata dan manfaat sosial," ujar Nadella. "Itulah sebabnya kami melakukan investasi terbesar kami di Australia hingga saat ini."

Albanese mengatakan bahwa komitmen dari Microsoft akan membantu Australia memanfaatkan peluang ekonomi dari AI sekaligus melindungi diri dari berbagai risikonya. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait