
Yunani serukan penghentian konflik segera dan permanen di Gaza

Asap membubung ke langit pascaserangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 14 Februari 2024. (Xinhua/Khaled Omar)
Menteri Luar Negeri Gerapetritis mengatakan Yunani telah menyatakan dan akan terus menyatakan posisinya dengan berpartisipasi secara aktif dalam forum-forum internasional maupun mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Athena, Yunani (Xinhua) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Yunani George Gerapetritis menyerukan penghentian konflik yang bersifat segera dan permanen di Gaza dalam sebuah pertemuan dengan Menlu Palestina Riyad al-Maliki di Athena pada Kamis (15/2)."Sudah jelas bahwa komunitas internasional harus memberi reaksi segera dan kolektif. Gencatan senjata dan perdamaian di kawasan tersebut harus berada di bawah naungan PBB," kata Gerapetritis. "Diplomasi harus berhasil."Kedua menlu tersebut membahas cara untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza serta menghentikan pengungsian.Yunani sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan di Gaza maupun konflik yang meluas ke Tepi Barat, Lebanon Selatan, Suriah, dan Laut Merah, serta kemungkinan eskalasi serangan ke Rafah, tutur Gerapetritis.
Warga Palestina menunggu pasokan bantuan makanan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 14 Februari 2024. (Xinhua/Yasser Qudih)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jubir Kemenlu China: China menentang tegas provokasi konfrontasi blok oleh AS
Indonesia
•
28 Apr 2023

Israel klaim tewaskan kepala militer Iran dalam serangan udara di Teheran
Indonesia
•
18 Jun 2025

Kremlin sebut tindakan Barat akan pengaruhi pembaruan doktrin nuklir Rusia
Indonesia
•
06 Sep 2024

Latihan militer internasional bertema perang ranjau digelar di Turkiye barat laut
Indonesia
•
30 Nov 2023


Berita Terbaru

Palestina kecam UU Hukuman Mati Israel yang incar warga Palestina di Tepi Barat
Indonesia
•
01 Apr 2026

Meski tuai penolakan, Jepang gunakan rudal serangan balik jarak jauh untuk pertama kalinya
Indonesia
•
01 Apr 2026

Trump sebut bersedia akhiri perang dengan Iran meski Selat Hormuz tetap ditutup
Indonesia
•
01 Apr 2026

Sekitar 8 juta orang di seluruh dunia ikuti unjuk rasa menentang perang AS-Israel terhadap Iran
Indonesia
•
30 Mar 2026
