Trump didakwa atas dugaan upaya memanipulasi hasil pilpres 2020

Donald Trump, yang kala itu menjabat presiden Amerika Serikat (AS), tiba untuk upacara pembukaan Parade Hari Veteran di Madison Square Park di New York, AS, pada 11 November 2019. (Xinhua/Wang Ying)
Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump didakwa dengan konspirasi untuk menipu AS, konspirasi untuk menghalangi proses resmi, menghalangi dan mencoba untuk menghalangi proses resmi, serta konspirasi melawan hak asasi.
New York City, AS (Xinhua) – Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (1/8) didakwa dalam penyelidikan Departemen Kehakiman AS atas dugaan berupaya memanipulasi hasil pemilu presiden (pilpres) 2020.Trump didakwa dengan konspirasi untuk menipu AS, konspirasi untuk menghalangi proses resmi, menghalangi dan mencoba untuk menghalangi proses resmi, serta konspirasi melawan hak asasi.Dakwaan tersebut merupakan kasus pidana ketiga yang diajukan terhadap sang mantan presiden saat dirinya berupaya merebut kembali Gedung Putih pada 2024. Sejumlah jaksa telah menyelidiki upaya Trump untuk merusak kemenangan pemilu Presiden Joe Biden pada 2020, dan kerusuhan di gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021.Dia dipanggil untuk hadir di sebuah pengadilan Washington DC pada Kamis (3/8).Organisasi kampanye kepresidenan Trump 2024 menuding pemerintahan Biden ikut campur dalam pemilu menyusul berita dakwaan Trump pada Selasa itu.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Feature – Warga Lebanon Selatan berjuang bangun kembali kehidupan di bawah bayang-bayang serangan Israel
Indonesia
•
24 Sep 2025

Lebih 1.400 pekerja sterilkan Masjid Nabawi
Indonesia
•
18 Mar 2021

Seoul: Korea Utara luncurkan 2 rudal balistik ke arah laut
Indonesia
•
25 May 2022

Sumber Mesir sebut Israel desak Hamas lucuti senjata sebelum terima usulan gencatan senjata Gaza
Indonesia
•
01 May 2025
Berita Terbaru

Pakistan lancarkan serangan udara terhadap berbagai fasilitas Taliban di Afghanistan
Indonesia
•
01 Mar 2026

Hillary Clinton bersaksi dirinya "tidak tahu" soal kejahatan Epstein
Indonesia
•
01 Mar 2026

Pertemuan darurat OKI tolak perluasan permukiman Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026

Alasan risiko keamanan, AS izinkan staf nonesensial kedubes tinggalkan Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026
