
Vivo Mall Bogor dukung UMKM naik kelas, tak ada biaya sewa, tawarkan bagi hasil

General Manager Vivo Mall, Ambali Uman Widodo, dalam wawancara khusus dengan Indonesia Window, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/9/2025). (Indonesia Window)
Manajemen Vivo Mall Bogor berkomitmen dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk 'naik kelas' dengan menerapkan 'Syariah Hybrid Mall' (SHM).
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) - Manajemen Vivo Mall Bogor berkomitmen dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk 'naik kelas' dengan menerapkan 'Syariah Hybrid Mall' (SHM)."Vivo Mall ingin mendukung UMKM Naik Kelas. Dengan sistem syariah, UMKM akan dapat tempat jualan di gedung mal tanpa biaya sewa dan service bulanan, melainkan dengan sistem bagi hasil sesuai jenis usaha mereka dan iuran per bulan," ujar General Manager Vivo Mall, Ambali Uman Widodo, dalam wawancara khusus dengan Indonesia Window, di Bogor, Jawa Barat, Selasa.Dia memaparkan, bagi hasil antara pengusaha dan manajemen Vivo Mall sebesar 90 persen dan 10 persen untuk produk fesyen, sementara untuk produk makanan dan minuman, bagi hasil usaha sebesar 85 persen untuk pengusaha dan 15 persen untuk manajemen Vivo Mall."Untuk iuran, UMKM hanya membayar 20.000 rupiah sampai 25.000 rupiah per hari tergantung luas counter, dan 30.000 rupiah hingga 35.000 rupiah per hari untuk kios, tergantung luasnya," urai Ali, sapaan akrab GM Vivo Mall.Tak hanya soal biaya pemanfaatan fasilitas mal yang relatif terjangkau oleh UMKM, menurutnya, dengan konsep hybrid, manajemen Vivo Mall juga akan menyediakan pelatihan penjualan online melalui platform seperti TikTok dan Instagram, guna meningkatkan penjualan para pengusaha."Untuk UMKM makanan dan minuman, nantinya kami akan latih bagaimana berjualan melalui GoFood dan Shopee," kata Ali.
Vivo Mall di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/9/2025). (Indonesia Window)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ekspor singkong Vietnam dan produk sampingannya melonjak sejak awal 2021
Indonesia
•
23 Feb 2021

OECD pangkas proyeksi pertumbuhan PDB global jadi 3,2 persen pada 2025 dan 2,9 persen pada 2026
Indonesia
•
24 Sep 2025

Provinsi Sichuan di China tingkatkan kerja sama menyeluruh dengan Indonesia
Indonesia
•
24 Apr 2025

UU perpajakan AS berpotensi buat kesenjangan ekonomi warga Afrika-Amerika dan kulit putih
Indonesia
•
22 Feb 2023


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
