
Light Art VR cari mitra Indonesia di Halal Expo untuk telusuri sejarah Islam dengan ‘virtual reality’

Pengunjung menikmati pengalaman virtual reality tentang sejarah peradaban Islam dengan Light Art VR, di perhelatan Halal Expo Indonesia (HEI) 2023 di Jakarta, Sabtu (28/10/2023). (Indonesia Window)
Light Art VR memanfaatkan teknologi virtual reality untuk menyaksikan kisah-kisah Islam seperti kota suci Makkah, kisah Nabi Musa ‘alaihissalam, hingga kisah Isra Mi’raj dan perjalanan hijrah Nabi Muhammad ﷺ, bahkan bisa mencium aroma Ka'bah, serta merasakan angin serta pergerakannya.
Jakarta (Indonesia Window) – Light Art VR, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang memberikan pengalaman realitas virtual (virtual reality/VR) hiburan Islami, sedang mencari mitra/franchise di Indonesia.Hal tersebut diungkapkan oleh Co-Founder Light Art VR Faheem Aref di sela-sela perhelatan Halal Expo Indonesia (HEI) 2023 yang digelar di Jakarta, Jumat (27/10).Memanfaatkan teknologi VR, perusahaan ini menghadirkan pengalaman khusus bagi para pengunjung untuk menyaksikan kisah-kisah Islam seperti Makkah, Hijrah, kisah Nabi Musa ‘alaihissalam, hingga kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ, dengan resolusi 8K dalam berbagai bahasa.“Dengan teknologi VR, orang tidak hanya bisa merasakan pengalaman berada di situs suci Umat Islam, namun juga membawa mereka kembali ke masa kenabian 1400 tahun lalu,” terang Faheem.Pengguna teknologi VR ini, imbuhnya, bisa merasakan gerakan, mencium aroma Ka'bah, merasakan angin serta pergerakannya.“Bagi umat Islam, ini adalah terobosan yang dapat mengobati kerinduan yang belum pernah merasakan pengalaman ke Tanah Suci dan tempat-tempat bersejarah lainnya,” tutur Faheem.Melalui pameran HEI, Light Art VR menawarkan harga promo 785 juta rupiah untuk 1 kios, yang sudah termasuk empat kursi gerak serta dua headset VR non-motion.Nantinya, mitra atau franchiser (pengelola waralaba) bisa membuka kios VR dengan ukuran 4x4 meter di mall-mall atau di area yang sering dilewati para pengunjung.“Mitra tidak perlu membayar di muka untuk produk Light Art VR, hanya membayar biaya royalti 25 persen dari tiket yang dijual,” kata Faheem.Halal Expo Indonesia dipadati serangkaian rangkaian kegiatan konferensi dan business matching.Pameran Business to Business sekaligus Business to Consumer terbesar di Indonesia yang berlangsung mulai 25-29 Oktober di Jakarta Convention Center (JCC) ini menjadi ajang untuk memfasilitasi para pelaku usaha untuk masuk pasar internasional.Laporan: Bambang PurwantoBagikan

Komentar
Berita Terkait

Menhan Australia: Indonesia mitra penting
Indonesia
•
06 Dec 2019

CNPC Indonesia sigap berikan dukungan darurat untuk PLTA Batang Toru dan daerah terdampak bencana
Indonesia
•
10 Dec 2025

Indonesia jajaki kerja sama ekonomi digital dengan Korsel
Indonesia
•
05 May 2022

Bank Indonesia, METI Jepang sepakati pembayaran berbasis QR Code
Indonesia
•
09 Dec 2022


Berita Terbaru

THR tak dibayar penuh, menaker sidak perusahaan di Semarang
Indonesia
•
01 Apr 2026

Indonesia desak PBB gelar rapat darurat DK PBB menyusul gugurnya prajurit TNI di Lebanon
Indonesia
•
01 Apr 2026

ICWA kutuk keras serangan Israel terhadap UNIFIL di Lebanon
Indonesia
•
01 Apr 2026

Pemerintah tetapkan perusahaan harus terapkan ‘WFH’ 1 hari dalam sepekan
Indonesia
•
01 Apr 2026
