Libur panjang dongkrak penumpang Whoosh, tembus 126 ribu orang dalam sepekan

Foto dokumentasi yang diabadikan dari udara ini menunjukkan rangkaian kereta 'electrical multiple unit' (EMU) bertolak dari Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Tegalluar di Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)

Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal sebagai Whoosh, mencapai 126.169 orang selama periode liburan panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung dari 26 Mei hingga 1 Juni, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat menggunakan Whoosh sebagai moda transportasi untuk berlibur ke wilayah Bandung dan sekitarnya.

"Secara umum pelayanan dan (aktivitas) operasional Whoosh berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga ratusan ribu penumpang dapat terlayani dengan baik, termasuk pada perjalanan tambahan yang dioperasikan untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat," kata General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa dalam keterangannya.

Rata-rata volume penumpang Whoosh pada momen liburan panjang kali ini mencapai sekitar 19.000 hingga 20.000 penumpang per hari dengan volume tertinggi tercatat pada 1 Juni 2026, yakni 23.725 penumpang. Meski demikian, Eva menyebut layanan Whoosh tetap mencatatkan ketepatan waktu operasional di atas 99 persen selama periode tersebut.

Guna mengakomodasi tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat, KCIC telah mengoperasikan enam perjalanan tambahan pada momen puncak keberangkatan dan arus balik, sehingga total perjalanan mencapai 68 perjalanan per hari.

Peningkatan volume penumpang juga terjadi di moda transportasi kereta api reguler. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan volume penumpang pada periode yang sama mencapai 1,4 juta orang, dengan rute Jakarta-Bandung menjadi salah satu yang populer selain relasi Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Semarang.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait