
Eks pemimpin partai oposisi Korsel Lee Jae-myung umumkan pencalonannya sebagai presiden

Lee Jae-myung, mantan pemimpin partai oposisi utama Korea Selatan, Partai Demokrat, berbicara sebelum meninggalkan Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul di Seoul, Korea Selatan, pada 10 Januari 2024. (Xinhua/Paul J.)
Lee Jae-myung, mantan pemimpin partai oposisi liberal utama Korea Selatan (Korsel), Partai Demokrat, mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan presiden (pilpres) yang digelar lebih awal (snap presidential election).
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Lee Jae-myung, mantan pemimpin partai oposisi liberal utama Korea Selatan (Korsel), Partai Demokrat, mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan presiden (pilpres) yang digelar lebih awal (snap presidential election) via sebuah pesan video pada Kamis (10/4).Lee mengundurkan diri dari posisi pemimpin partai tersebut pada Rabu (9/4) di tengah ekspektasi terkait pencalonan dirinya sebagai presiden.Pilpres yang digelar lebih awal dijadwalkan digelar pada 3 Juni setelah Mahkamah Konstitusi Korsel mencopot mantan presiden Korsel Yoon Suk-yeol dari jabatannya pada 4 April, sehubungan dengan pemberlakuan darurat militer yang tak bertahan lama pada Desember 2024.Lee, yang kalah dari Yoon dalam pilpres 2022 dengan selisih suara yang sangat tipis, secara luas dipandang sebagai penantang paling kuat dalam pilpres itu.Menurut survei lembaga jajak pendapat setempat, Flower, 49,6 persen mengatakan mereka akan memilih kandidat dari Partai Demokrat Korsel pada pilpres berikutnya, sementara 29,5 persen mendukung kandidat dari partai yang berkuasa, Partai Kekuatan Rakyat (People Power Party).Lee menjadi sosok yang paling diunggulkan sebagai calon presiden dari Partai Demokrat dengan tingkat dukungan sebesar 85,5 persen.Hasil ini didasarkan pada jajak pendapat terhadap 3.004 pemilih yang dilakukan pada 17-20 Maret. Jajak pendapat ini memiliki margin of error plus dan minus 1,8 poin persentase dengan tingkat kepercayaan 95 persen.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenlu China: Asia-Pasifik bukan medan tempur untuk persaingan geopolitik
Indonesia
•
12 Jan 2023

Pemerintahan baru Palestina resmi dilantik
Indonesia
•
02 Apr 2024

China-Jepang capai konsensus untuk stabilkan dan kembangkan hubungan bilateral
Indonesia
•
18 Nov 2022

Inggris luncurkan kampanye dukungan militer 50 hari untuk Ukraina
Indonesia
•
23 Jul 2025


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
