
LAZ Solidaritas Insan Peduli bertekad jadi lembaga amil nasional

Ketua Lembaga Amil Zakat Solidaritas Insan Peduli (LAZSip), Muhamad Irfandi, Lc, memberikan arahan kepada para verifikator dan mitra LAZSip saat membuka seminar dan pelatihan 'fundraising' (pengumpulan dana) dengan tema ‘Strategi Fundraising ZISWAF Verifikator & Mitra LAZSIP’, di di Rumah Bahagia LAZSip, Cileungsi, Bogor, Sabtu (15/11/2025). (Indonesia Window)
LAZSip bertekad menjadi LAZNas (Lembaga Amil Zakat Nasional) agar dapat mendistribusikan zakat ke seluruh Indonesia.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Lembaga Amil Zakat Solidaritas Insan Peduli (LAZSip) bertekad menjadi LAZNas (Lembaga Amil Zakat Nasional) agar dapat mendistribusikan zakat ke seluruh Indonesia, kata ketua LAZSip, Muhamad Irfandi, Lc,.Muhamad Irfandi menyampaikan hal tersebut saat membuka seminar dan pelatihan fundraising (pengumpulan dana) dengan tema ‘Strategi Fundraising ZISWAF Verifikator & Mitra LAZSIP’, di Rumah Bahagia LAZSip, Cileungsi, Bogor, Sabtu (15/11).Lembaga Amil Zakat Solidaritas Insan Peduli (LAZSip) adalah lembaga resmi (legal) amil zakat, infaq, dan shadaqah yang berlokasi di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.“Kami mengambil kebijakan ini karena ada ‘protes’ mengapa Lembaga Amil Zakat Solidaritas Insan Peduli (LAZSip) menyalurkan zakat ke luar Kabupaten Bogor daripada di kabupaten itu sendiri,” kata Muhamad Irfandi, Lc.Irfandi mengungkapkan bahwa LAZSip memang lebih aktif penyalurannya ke daerah-daerah di luar Kabupaten Bogor, dan dengan adanya ‘protes’ tersebut, lembaga tersebut sementara ini mengecilkan luas distribusinya hanya di kabupaten tersebut.“Kalau dipersentasikan hampir 80 persen penyalurannya ke luar wilayah Bogor, 20 persennya didistribusikan di wilayah Bogor. Makanya Kemenag ‘marah’. Padahal sebenarnya nominalnya lebih banyak di dalam wilayah Bogor yang kita bantu,” ungkap Irfandi.Karena masalah tersebutlah, LAZSip ingin menjadi LAZ Nasional segera agar tidak ada lagi pembatasan penyaluran zakat, agar distribusinya bisa dari Sabang hingga Merauke, dan dari Pulau Nias ke Pulau Rote, katanya.“Untuk itu kita perlu scale up (meningkatkan) target-target kita termasuk target fundraising agar bisa mencapai dana zakat sebesar 30 miliar rupiah untuk menjadi LAZ Nasional. Menurut data keuangan kami per Oktober kemarin, capaiannya adalah lebih dari 15 miliar rupiah,” Irfandi menjelaskan.Dalam upaya untuk memenuhi keinginan menjadi LAZ Nasional, Ketua LAZsip tersebut juga meminta agar para verifikator lebih aktif lagi dalam hal fundraising, yang sebelumnya lembaga tersebut tidak mewajibkannya.“Kalau sekarang kita mewajibkan para verifikator untuk menjadi duta fundraising. Karena itu, LAZSip akan mengajarkan bagaimana caranya untuk menjadi fundraisers dengan mendatangkan Coach Arif Nurhayadi,” ujar Irfandi.Tujuan akhir dari pelatihan tersebut adalah meningkatkan kapasitas tim LAZSip termasuk pengurus, para verifikator dan mitra, kata Irfandi, seraya menambahkan bahwa LAZSip akan mengadakan pelatihan-pelatihan berikutnya bagi para verifikator dan mitra lembaga tersebut.
Para peserta seminar dan pelatihan <em>fundraising</em> (pengumpulan dana) dengan tema ‘Strategi Fundraising ZISWAF Verifikator & Mitra LAZSIP’, di Rumah Bahagia LAZSip, Cileungsi, Bogor, Sabtu (15/11/2025). (Indonesia Window)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Keyakinan konsumen AS naik ke level tertinggi dalam 2 tahun seiring meredanya inflasi
Indonesia
•
26 Jul 2023

Meksiko tolak ‘patuhi’ ancaman AS terkait impor ternak
Indonesia
•
28 Apr 2025

Presiden Lula minta Trump hapus tarif atas produk Brasil
Indonesia
•
08 Oct 2025

Indonesia akan bangun pabrik metanol senilai 1,2 miliar dolar AS di Bojonegoro
Indonesia
•
13 Dec 2024


Berita Terbaru

Qantas selesaikan gugatan ‘class action’ terkait kredit perjalanan untuk penerbangan yang dibatalkan
Indonesia
•
13 Mar 2026

PM Takaichi: Jepang akan lepas cadangan minyak paling cepat Senin
Indonesia
•
12 Mar 2026

Harga listrik Singapura akan naik di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
12 Mar 2026

Selandia Baru Akan lepas pasokan bahan bakar setara 6 hari di bawah rencana minyak IEA
Indonesia
•
12 Mar 2026
