
Feature – Delegasi Muhammadiyah kunjungi Shenzhen, puji pencapaian inovasi China

Foto dokumentasi ini menunjukkan sekilas pemandangan malam di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua)
Kunjungan Delegasi Muhammadiyah ke Shenzhen, sebuah kota inovatif dengan pertumbuhan yang pesat melalui reformasi dan keterbukaan, telah meninggalkan kesan mendalam bagi para delegasi.
Shenzhen, China (Xinhua) – "Ini adalah kali pertama saya mengendarai mobil listrik semacam ini, dan saya sangat terkesan dengan kecanggihan teknologi perusahaan Shenzhen dan China (secara keseluruhan)," ungkap Syamsul Anwar, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, organisasi keagamaan Islam nonpemerintah di Indonesia, dalam kunjungannya ke kantor pusat BYD Company di Shenzhen. Dia mengamati model unggulan perusahaan itu, Yuanwang U8, mendemonstrasikan parkir otomatis, sistem U-turn, dan akselerasi 0 hingga 100 kilometer/jam dalam 3,6 detik, serta memuji kendaraan-kendaraan listrik China.BYD secara resmi memasuki pasar Indonesia untuk kendaraan penumpang energi baru pada Januari tahun ini, dan baru-baru ini menggelar upacara pengiriman untuk batch pertama 1.000 unit kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV). Delegasi tersebut mengunjungi BYD untuk mempelajari proses pengembangan perusahaan itu dan berbagai inovasi teknologi, serta berkesempatan melakukan uji berkendara (test drive) dengan Yuanwang U8.Dari 9 hingga 10 Juli, delegasi Muhammadiyah itu mengunjungi Shenzhen. Mereka menyambangi sejumlah perusahaan teknologi tinggi seperti Hytera dan BYD, dan juga mengunjungi Ruang Pameran Reformasi dan Keterbukaan (Exhibition Hall of Reform and Open Up), memperdalam pemahaman mereka tentang inovasi teknologi Shenzhen dan belajar dari pengalamannya dalam melakukan reformasi dan keterbukaan.Syamsul Anwar mengungkapkan bahwa China kini telah menjadi sebuah negara kuat dengan kemampuan teknologi tinggi dan kapasitas investasi. China dan Indonesia dapat memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan di bidang-bidang yang disebutkan di atas untuk mencapai pembangunan dan kesejahteraan bersama.Dalam kunjungan mereka ke Hytera, delegasi itu mencermati secara rinci berbagai produk dan teknologi perusahaan tersebut. Mereka berhenti untuk mengamati beragam benda yang dipamerkan, seperti stasiun pangkalan yang ditingkatkan, terminal di dalam kendaraan (in-vehicle), dan alat perekam penegakan hukum, serta menanyakan tentang parameter terkait dan skenario penerapan produk-produk tersebut.
Foto yang diabadikan pada 14 Januari 2024 ini menunjukkan deretan BYD EXPLORER NO. 1, mobil energi baru dari BYD, yang hendak dikirim ke pasar Eropa. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah lakukan evaluasi usai Indonesia gagal capai target medali Asian Games Hangzhou
Indonesia
•
10 Oct 2023

PBMA siap integrasikan konsep ESQ dalam kurikulum ke-Mathla’ul Anwar-an
Indonesia
•
20 Jun 2023

Kopi Indonesia laris manis di Food Week Uzbekistan
Indonesia
•
20 Jun 2022

Wandik maju jadi balon gubernur Papua Tengah, kasus pembelian Grand Caribou bagaimana?
Indonesia
•
27 Jul 2024


Berita Terbaru

Opini – Usulan Indonesia untuk ambil inisiatif bentuk koalisi penjamin
Indonesia
•
27 Mar 2026

Idul Fitri 1447H - Mudik Lebaran 2026 di seluruh Indonesia diprediksi capai 143,9 juta perjalanan
Indonesia
•
19 Mar 2026

Flash - Pemerintah RI tetapkan 1 Syawal 1447H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
Indonesia
•
19 Mar 2026

Indonesia jajaki kerja sama AI pertanian dengan Guangxi, China
Indonesia
•
17 Mar 2026
