
Kuba sebut larangan jual minyak sebagai “agresi brutal” Trump

Orang-orang berjalan melewati monumen Jose Marti (kanan) di Havana, ibu kota Kuba, pada 11 Januari 2026. (Xinhua/Joaquin Hernandez)
Perintah eksekutif Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam pemberlakuan tarif terhadap negara-negara yang menjual minyak ke Kuba.
Havana, Kuba (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez pada Kamis (29/1) mengecam perintah eksekutif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengancam pemberlakuan tarif terhadap negara-negara yang menjual minyak ke Kuba, menyebutnya sebagai "tindakan agresi brutal".
"Kami secara terbuka mengecam tindakan agresi brutal ini terhadap Kuba dan rakyatnya, yang selama lebih dari 65 tahun telah mengalami blokade ekonomi paling panjang dan kejam yang pernah diberlakukan terhadap suatu bangsa dan yang kini dipastikan akan mengalami kondisi kehidupan ekstrem," kata Rodriguez di media sosial.
Trump pada Kamis menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan bahwa "dimulai pada tanggal efektif dalam perintah ini, tarif bea masuk ad valorem tambahan dapat dikenakan terhadap barang-barang yang diimpor ke AS yang merupakan produk-produk dari negara lain mana pun yang secara langsung atau tidak langsung menjual atau menyediakan minyak ke Kuba."
Perintah tersebut, yang mulai berlaku pada pukul 00.01 ET (12.01 WIB) pada Jumat (30/1), mendefinisikan "minyak" sebagai minyak mentah atau produk minyak bumi. Perintah itu memberi wewenang kepada menteri perdagangan untuk menentukan apakah suatu negara asing menjual atau memasok minyak ke Kuba, dan untuk mengeluarkan regulasi yang diperlukan untuk menegakkan perintah tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Neraca perdagangan Indonesia surplus 2,33 miliar USD di bulan Agustus
Indonesia
•
16 Sep 2020

Kapal pesiar besar pertama buatan dalam negeri China akan dikirim pada akhir 2023
Indonesia
•
16 Feb 2023

Jelajahi dunia bisnis, Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia akan luncurkan program ‘KPMI Goes to Industry’
Indonesia
•
12 Sep 2024

ASEAN-China teken kesepakatan kerja sama ekonomi senilai 12,1 miliar yuan
Indonesia
•
02 Aug 2023


Berita Terbaru

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026

Australia tidak akan kirim kapal angkatan laut ke Selat Hormuz
Indonesia
•
17 Mar 2026
