
Wawancara – Akademisi sebut upaya Barat persenjatai Ukraina perpanjang krisis

Foto yang diabadikan pada 3 Februari 2023 ini memperlihatkan suasana Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Krisis Ukraina justru akan semakin panjang dengan negara-negara Barat terus-menerus mempersenjatai Kiev, menyebabkan Eropa menghadapi krisis energi skala besar, sementara Amerika Serikat diuntungkan dengan menjual gas alam cairnya ke pasar Eropa dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Istanbul, Turkiye (Xinhua) – Dengan terus-menerus mempersenjatai Kiev, negara-negara Barat justru memicu perpanjangan krisis Ukraina, saat Amerika Serikat (AS) menjadi pihak yang paling diuntungkan, kata seorang mantan diplomat Turkiye sekaligus analis kebijakan luar negeri.Memperpanjang konflik ini khususnya akan menguntungkan pihak Amerika yang mengambil sikap berbeda dari benua Eropa, kata Gulru Gezer.Blok Eropa sangat terdampak oleh sanksi yang dijatuhkan terhadap Rusia setelah pecahnya konflik, yang berujung pada krisis energi berkepanjangan akibat kelangkaan gas dan tingginya harga energi."Sementara benua Eropa menghadapi krisis energi skala besar, sekali lagi, secara ekonomi, Amerika Serikat diuntungkan dari perang ini dengan menjual gas alam cairnya ke pasar Eropa dengan harga yang jauh lebih tinggi," kata Gezer.
Daftar harga bahan bakar ditampilkan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Paris, Prancis, pada 16 Maret 2022. (Xinhua/Gao Jing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Exit Poll: Partai Konservatif CDU/CSU unggul dalam Pemilu Federal Jerman
Indonesia
•
25 Feb 2025

Sidang dengar pendapat atas gugatan TikTok terhadap larangan di Montana digelar
Indonesia
•
14 Oct 2023

Korsel sangat sesalkan persembahan PM Jepang ke Kuil Yasukuni
Indonesia
•
23 Apr 2025

Houthi Yaman klaim serang target militer di Tel Aviv dan 2 kapal perang AS di Laut Merah
Indonesia
•
08 Apr 2025


Berita Terbaru

Lebih dari 2.000 pasien di Jalur Gaza meninggal saat menunggu pengobatan dan evakuasi medis
Indonesia
•
15 Oct 2026

Feature – Menanti perdamaian di dekat Gaza
Indonesia
•
13 Oct 2026

Demam Lassa di Nigeria telan korban 268 jiwa, sanitasi buruk perburuk wabah
Indonesia
•
14 Oct 2026

Minyak dan gas di Malvinas jadi sengketa, Argentina minta Inggris hentikan eksploitasi
Indonesia
•
14 Oct 2026
