
Menteri perekonomian Jerman serukan pencapaian solusi politik terkait tarif EV dengan China

Orang-orang mengunjungi stan Geely dalam pameran otomotif Automechanika di Frankfurt, Jerman, pada 11 September 2024. (Xinhua/Zhang Fan)
Kondisi persaingan yang adil harus dijamin dan Jerman menyambut baik persaingan dengan China, terutama terkait isu tarif kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Perekonomian Jerman Robert Habeck menyerukan agar Uni Eropa (UE) dan China mencapai solusi politik terkait isu tarif kendaraan listrik (electric vehicle/EV)."Kami ingin menghindari konflik perdagangan yang berpotensi tak terkendali, yang pada akhirnya merugikan kedua pihak," ujar Habeck dalam sebuah pernyataan pada Selasa (17/9), sembari menegaskan bahwa sikapnya sudah jelas, yakni solusi politik merupakan hal yang penting.Menekankan signifikansi China bagi perekonomian Jerman dan Eropa, Habeck menuturkan kondisi persaingan yang adil harus dijamin dan Jerman menyambut baik persaingan dengan China."Komisi Eropa dan China harus berupaya mencapai solusi melalui negosiasi," imbuhnya.
Mobil-mobil NIO dipajang di NIO House di Oslo, ibu kota Norwegia, pada 30 September 2021. (Xinhua/Zhu Sheng)
Foto dokumentasi yang diabadikan pada 3 Juni 2024 ini menunjukkan sejumlah kendaraan melintas di dekat gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lahan kentang di China barat laut adopsi teknologi baru
Indonesia
•
09 Mar 2023

Presiden harap program bioetanol tebu dorong peningkatan kualitas tebu
Indonesia
•
04 Nov 2022

Dalam 5 bulan, hampir 2 juta kendaraan lintasi jalan tol hasil investasi China di Kamboja
Indonesia
•
01 Mar 2023

Jepang akan lepaskan 4,2 juta barel minyak dari cadangannya
Indonesia
•
24 Nov 2021


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
