China desak komunitas internasional dukung aspirasi kemerdekaan Palestina

Komunitas internasional tidak boleh lagi mengabaikan aspirasi lama rakyat Palestina untuk merdeka dan bernegara, serta tidak boleh membiarkan ketidakadilan historis yang mereka derita terus berlanjut.
PBB (Xinhua) – Fu Cong, perwakilan tetap China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Kamis (18/4) mengatakan bahwa komunitas internasional tidak boleh lagi mengabaikan aspirasi lama rakyat Palestina untuk merdeka dan bernegara, serta tidak boleh membiarkan ketidakadilan historis yang mereka derita terus berlanjut.Dalam debat terbuka tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB mengenai isu Palestina-Israel, Fu menyoroti pentingnya komitmen tegas untuk merevitalisasi solusi dua negara."Solusi dua negara harus direvitalisasi dengan tekad yang kuat. Jalan keluar yang fundamental dari permasalahan Timur Tengah terletak pada implementasi solusi dua negara, sehingga baik Palestina maupun Israel dapat mewujudkan keamanan bersama serta baik masyarakat Arab maupun Yahudi dapat mencapai pembangunan bersama," tutur Fu."Konflik yang terjadi saat ini merupakan peringatan yang sangat tragis bagi masyarakat internasional bahwa mereka tidak bisa lagi mengelak dari aspirasi rakyat Palestina untuk merdeka dan bernegara atau membiarkan ketidakadilan historis yang menimpa rakyat Palestina terus berlanjut," imbuhnya."Dalam kaitan ini, kami menyerukan konferensi perdamaian internasional yang lebih luas dan efektif guna mengembangkan lini masa (timeline) dan peta jalan (roadmap) demi mewujudkan solusi dua negara," lanjutnya.
Para perwakilan memberikan suara pada draf resolusi yang merekomendasikan kepada Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara agar "Negara Palestina diterima sebagai anggota PBB", dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB di markas besar PBB di New York City pada 18 April 2024. AS pada Kamis (18/4) memberikan suara menentang permohonan Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB di Dewan Keamanan PBB. (Xinhua/Xie E)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Rusia tegaskan tak akan gabung Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir
Indonesia
•
25 Jun 2022

Trump dan Putin sepakati "gencatan senjata energi dan infrastruktur" di Ukraina
Indonesia
•
19 Mar 2025

Hamas siap laksanakan tahap selanjutnya dalam kesepakatan gencatan senjata Gaza
Indonesia
•
19 Feb 2025

Trump ancam akan alihkan dana hibah Universitas Harvard ke sekolah kejuruan di AS
Indonesia
•
28 May 2025
Berita Terbaru

Pakistan lancarkan serangan udara terhadap berbagai fasilitas Taliban di Afghanistan
Indonesia
•
01 Mar 2026

Hillary Clinton bersaksi dirinya "tidak tahu" soal kejahatan Epstein
Indonesia
•
01 Mar 2026

Pertemuan darurat OKI tolak perluasan permukiman Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026

Alasan risiko keamanan, AS izinkan staf nonesensial kedubes tinggalkan Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026
