
3 perusahaan AS bayar denda atas komentar palsu terkait aturan netralitas bersih

Sejumlah pejalan kaki melintas di sebuah jalan di New York, Amerika Serikat, pada 12 Mei 2022. (Xinhua/Michael Nagle)
Ketiga perusahaan itu membuat komentar palsu dengan menyediakan layanan pembuatan lead digital, yang berarti mereka mengumpulkan informasi pribadi dari konsumen dan kemudian menjualnya ke pihak ketiga untuk mendapatkan lead guna menghasilkan bisnis.
New York City, AS (Xinhua) – Tiga perusahaan yang didakwa memalsukan jutaan komentar publik untuk mendukung pencabutan aturan netralitas bersih federal 2017 yang kontroversial setuju membayar denda sebesar 615.000 dolar AS kepada New York dan sejumlah negara bagian lainnya, kata jaksa agung Negara Bagian New York pada Rabu (10/5)."Hukuman itu dijatuhkan setelah penyelidikan oleh Kantor Kejaksaan Agung Negara Bagian New York menemukan berbagai komentar palsu menggunakan identitas jutaan konsumen, termasuk ribuan warga New York, tanpa sepengetahuan mereka," kata The Associated Press (AP) dalam laporannya tentang denda itu."Tidak seorang pun boleh identitasnya dikooptasi oleh perusahaan manipulatif dan digunakan untuk mempromosikan agenda pribadi secara salah," kata Jaksa Agung New York Letitia James dalam sebuah pengumuman.Dua dari perusahaan yang berbasis di California, LCX Digital Media dan perusahaan pemasaran digital Lead ID, LLC., dipekerjakan oleh industri broadband untuk mendaftarkan konsumen dalam sebuah kampanye untuk mendukung pencabutan aturan netralitas bersih era presiden Barack Obama. Alih-alih, keduanya mengarang komentar untuk 1,5 juta konsumen secara mandiri. Yang ketiga, perusahaan pemasaran Ifficient Inc., memasok lebih dari 840.000 komentar palsu, menurut laporan tersebut.Ketiga perusahaan itu menyediakan layanan pembuatan lead digital, yang berarti mereka mengumpulkan informasi pribadi dari konsumen dan kemudian menjualnya ke pihak ketiga untuk mendapatkan lead guna menghasilkan bisnis, seperti yang dilaporkan AP.*1 dolar AS = 14.722 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Misi China bahas pembangunan global dengan wadah pemikir Indonesia
Indonesia
•
29 Oct 2023

COVID-19 – 12,6 persen penularan terjadi pada anak
Indonesia
•
29 Jun 2021

Ribuan mahasiswa Asia-Pasifik berpartisipasi dalam lomba TIK Huawei
Indonesia
•
19 Apr 2024

PM China sebut negara-negara ASEAN Plus Tiga berbagi rumah, kepentingan, dan peluang yang sama
Indonesia
•
07 Sep 2023


Berita Terbaru

Indonesia-China jembatani kampus dan industri, talenta muda jadi fokus kerja sama
Indonesia
•
11 Sep 2026

Anwar Ibrahim buka suara soal perusahaan Malaysia yang diduga terlibat pembakaran lahan di Indonesia
Indonesia
•
09 Sep 2026

Fokus Berita - Perkuat tata kelola investasi, Pemerintah integrasikan perizinan TKA
Indonesia
•
10 Sep 2026

Indonesia dukung Inggris larang impor dari permukiman Israel di wilayah Palestina
Indonesia
•
10 Sep 2026
