
PM Prancis paksakan anggaran tanpa persetujuan parlemen, picu risiko mosi tidak percaya

Perdana Menteri Prancis Michel Barnier menyampaikan pidato di Majelis Nasional di Paris, Prancis, pada 1 Oktober 2024. (Xinhua/Jack Chan)
Kewenangan konstitusional khusus telah digunakan PM Prancis Michel Barnier untuk meloloskan anggaran jaminan sosial 2025 tanpa persetujuan parlemen.
Paris, Prancis (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Prancis Michel Barnier pada Senin (2/12) menggunakan kewenangan konstitusional khusus untuk meloloskan anggaran jaminan sosial 2025 tanpa persetujuan parlemen.Langkah kontroversial ini, yang menggunakan Pasal 49.3 Konstitusi Prancis, memicu reaksi keras dari aliansi sayap kiri dan National Rally (RN) yang berhaluan kanan ekstrem, mendorong mereka mengumumkan mosi tidak percaya terhadap pemerintahannya.Rancangan undang-undang (RUU) anggaran tersebut telah melalui perdebatan sengit dan modifikasi selama berbulan-bulan. Majelis Nasional seharusnya memberikan suara pada versi negosiasi RUU tersebut, yang mencakup pemotongan dana dalam upaya untuk mengurangi defisit negara. Namun, Barnier mengabaikan pemungutan suara tersebut, dengan menyatakan bahwa hal itu perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan negara."Kami saat ini telah mencapai momen kebenaran yang menempatkan setiap orang pada tanggung jawabnya," kata Barnier kepada para deputi sebelum menerapkan Pasal 49.3. "Saya percaya rakyat Prancis tidak akan memaafkan kami jika kami mengutamakan kepentingan individu di atas masa depan negara," imbuhnya.
Marine Le Pen, kandidat partai sayap kanan ekstrem National Rally, menyampaikan pidato dalam sebuah kampanye setelah pemilihan presiden putaran kedua di Paris, Prancis, pada 24 April 2022. (Xinhua/Gao Jing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dengan masker aktivitas masyarakat Taiwan normal
Indonesia
•
08 Feb 2020

1 juta orang di Kamboja masih terancam oleh ranjau darat
Indonesia
•
24 Feb 2024

Arab Saudi tetapkan volume adzan di masjid sepertiga pengeras suara
Indonesia
•
01 Apr 2022

Suriah mengeksekusi 24 orang pemicu kebakaran hutan yang mematikan
Indonesia
•
22 Oct 2021


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
