
PBB: 1.100 lebih orang terbunuh atau terluka dalam kekerasan geng di Haiti pada Januari 2024

Seorang wanita terlihat menjunjung sekeranjang buah di Port-au-Prince, Haiti, pada 24 Agustus 2021. (Xinhua/David de la Paz)
Kerusuhan di Haiti sepanjang Januari tahun ini menyebabkan 1.100 orang lebih terbunuh atau terluka, sementara lebih dari 1.000 sekolah di seluruh negara itu, termasuk di ibu kota Port-au-Prince dan daerah perkotaan lainnya, ditutup sementara pada pertengahan Januari karena demonstrasi antigeng.
PBB (Xinhua) – Para pegiat kemanusiaan PBB pada Jumat (9/2) mengatakan mereka sangat prihatin dengan meningkatnya kerusuhan di sejumlah kota besar di Haiti, dengan 1.100 orang lebih telah terbunuh atau terluka sepanjang Januari tahun ini.Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mengutip Kantor Hak Asasi Manusia PBB untuk jumlah korban di ibu kota Haiti, Port-au-Prince, dan kota-kota besar lainnya, yang merupakan angka tertinggi dalam dua tahun terakhir."Dalam beberapa hari terakhir, pecahnya kekerasan mematikan di tengah demonstrasi telah menyebabkan gangguan besar terhadap operasi kemanusiaan, yang memengaruhi rencana kami untuk menjangkau warga sipil yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di tempat pengungsian," kata OCHA. "Ada lebih dari 313.000 orang yang mengungsi di seluruh negara itu."Para aktivis kemanusiaan mengatakan bahwa pemblokiran jalan dan pembatasan pergerakan berdampak pada pekerja kesehatan dan mengancam akses ke layanan sosial yang penting. Kesulitan mengakses jalan dan pelabuhan juga memengaruhi pengiriman bantuan yang dapat menyelamatkan jiwa."Satu organisasi kemanusiaan di Departemen Sud juga dijarah, yang akan berdampak besar pada operasinya dalam beberapa hari mendatang," kata kantor tersebut.Selain itu, para aktivis kemanusiaan mengatakan bahwa lebih dari 1.000 sekolah di seluruh negara itu, termasuk di Port-au-Prince dan daerah perkotaan lainnya, ditutup sementara pada pertengahan Januari karena demonstrasi antigeng yang sedang berlangsung.OCHA mengatakan kekerasan di Haiti telah menyebabkan harga bahan makanan naik hingga hampir 25 persen.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait
Sprite ubah kemasan botol hijau jadi bening untuk tingkatkan daur ulang
Indonesia
•
29 Jul 2022

Jumlah pengguna internet lansia di Taiwan meningkat
Indonesia
•
25 Mar 2022

Reformasi asuransi kesehatan China tingkatkan bantuan dan efisiensi
Indonesia
•
26 Feb 2023

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
