
Studi: Minuman berkandungan gula sebabkan kerontokan rambut pada pria muda

Seorang dokter Turkiye melakukan implantasi rambut kepada seorang pasien di Bursa, Turkiye, pada 11 Agustus 2022. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Kerontokan rambut di kalangan pria muda bisa dikaitkan dengan tingkat konsumsi minuman dengan kandungan gula yang lebih tinggi.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah penelitian di China menemukan kemungkinan adanya hubungan antara tingginya konsumsi minuman yang mengandung gula dan kerontokan rambut di kalangan pria muda.Tim peneliti dari Universitas Tsinghua menganalisis hasil survei terhadap 1.028 pria China dengan rata-rata usia 27,8 tahun. Sekitar 57,6 persen partisipan tersebut mengalami male pattern hair loss (MPHL).MPHL adalah bentuk kerontokan rambut yang paling umum di kalangan pria, mewakili sekitar 95 persen dari semua kasus kerontokan rambut yang dialami pria. Kerontokan rambut mengakibatkan penipisan dan/atau rontoknya rambut pada bagian depan atau atas kulit kepala. Rambut cenderung mengecil atau menyusut di area-area ini.Minuman dengan kandungan gula yang dimasukkan ke dalam survei itu adalah jus, minuman ringan, minuman olahraga dan energi, susu yang mengandung gula, susu kacang, teh yang mengandung gula dan minuman teh, serta kopi.Dari seluruh partisipan tersebut, 44,6 persen di antaranya mengatakan mereka mengonsumsi minuman yang mengandung gula lebih dari tujuh kali dalam sepekan. Para peneliti menemukan bahwa partisipan dengan tingkat konsumsi minuman dengan kandungan gula yang lebih tinggi juga memiliki risiko lebih besar untuk mengalami MPHL. Rata-rata asupan pekanan minuman yang mengandung gula pada kelompok MPHL mencapai 4.293 mililiter, jauh lebih tinggi dari 2.513 mililiter yang tercatat di kelompok reguler.Para peneliti mengungkapkan bahwa kadar gula yang lebih tinggi dapat menyebabkan konsentrasi glukosa serum yang lebih tinggi, menciptakan jalur poliol yang terlalu aktif. Jalur ini dikenal sebagai tempat diubahnya glukosa menjadi fruktosa. Jika terlalu aktif, jalur tersebut dapat menyebabkan diabetes. Studi itu menyatakan bahwa gejala kerontokan rambut mengindikasikan "jalur poliol yang terlalu aktif."Hasil studi tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Nutrients.Menekankan bahwa konsumsi minuman yang mengandung gula berpotensi memicu efek negatif terhadap penampilan seseorang dapat menarik perhatian populasi muda, ujar para peneliti. Studi-studi jangka panjang dan intervensi lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi dugaan keterkaitan yang ada saat ini, dan untuk memberikan informasi dalam studi tentang kesehatan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Australia desak perusahaan media sosial untuk lebih serius perangi ekstremisme
Indonesia
•
29 Apr 2024

Jejak bir beras berusia 10.000 tahun ditemukan di China timur
Indonesia
•
15 Dec 2024

Penulis biografi AS sebut Jiang Zemin dikenang atas perannya dalam reformasi China
Indonesia
•
05 Dec 2022

Menteri kesehatan Tunisia puji layanan tim medis China
Indonesia
•
06 Dec 2022


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
