
Kereta cepat Whoosh dongkrak kunjungan destinasi wisata di Bandung

Foto yang diabadikan pada 17 November 2023 ini menunjukkan para penumpang Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sedang antre di Stasiun Halim di Jakarta. (Xinhua/Xu Qin)
Kereta Cepat Indonesia China saat ini menjalin kerja sama dengan enam destinasi wisata di Bandung, berupa pemberian tiket masuk gratis hingga shuttle gratis bagi pemegang tiket kereta cepat Whoosh.
Jakarta (Xinhua) – Kehadiran Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), Whoosh, diklaim berhasil mendongkrak kunjungan wisatawan di beberapa destinasi wisata populer di wilayah Bandung. Hal ini berkat promosi paket wisata, yakni pembelian tiket kereta disertai tiket masuk gratis ke destinasi tertentu.General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa menyebutkan bahwa manfaat pariwisata menjadi salah satu dari tujuan dibangunnya Whoosh, selain berfungsi sebagai moda transportasi untuk mobilitas warga.KCIC saat ini menjalin kerja sama dengan enam destinasi wisata di Bandung, berupa pemberian tiket masuk gratis hingga shuttle gratis bagi pemegang tiket kereta cepat Whoosh. Dari keenam destinasi wisata itu, lima di antaranya berada di Kabupaten Bandung Barat, yaitu Dusun Bambu, Farmhouse, Floating Market, The Great Asia Afrika, dan Tepi Danau serta Tepi Kota Healing di Kota Bandung."Lewat kerja sama ini, kami ingin memberikan nilai tambah dan meningkatkan layanan bagi penumpang sekaligus berpartisipasi dalam upaya meningkatkan perekonomian lokal," ujar Eva dalam pernyataan resminya.Setelah sebulan kerja sama ini berjalan, Eva menyebut jumlah kunjungan di beberapa objek wisata meningkat, salah satunya penambahan sekitar 4.500 pengunjung ke Dusun Bambu.
Foto yang diabadikan pada 5 November 2023 ini menunjukkan suasana Stasiun Padalarang saat rangkaian Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) berhenti di stasiun itu. (Xinhua/Xu Qin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Indonesia telah amankan lebih 217 juta dosis vaksin
Indonesia
•
02 Sep 2021

Indonesia angkat satelit kecil dalam pertemuan Sub-komite Hukum PBB
Indonesia
•
28 Mar 2023

Fokus Berita – Universitas Paramadina, INDEF bahas pemikiran pemenang hadiah Nobel Amartya Sen
Indonesia
•
08 Nov 2023

Negara ASEAN ikut pelatihan ranjau di Indonesia
Indonesia
•
17 Sep 2019


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
