
Inggris dan UE adopsi kesepakatan baru pasca-Brexit ‘Windsor Framework’

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak (kiri, belakang) dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (kanan, belakang) menghadiri konferensi pers gabungan di Windsor, Inggris, pada 27 Februari 2023. (Xinhua/Downing Street No. 10/Simon Walker)
Kerangka Kerja Windsor (Windsor Framework) difinalisasi pada akhir Februari lalu setelah negosiasi panjang, bertujuan untuk meredam isu-isu perdagangan yang ditimbulkan oleh kesepakatan pendahulunya, Protokol Irlandia Utara, yang memberlakukan pemeriksaan perbatasan pada barang-barang asal Inggris yang tiba di Irlandia Utara.
London, Inggris (Xinhua) – Sebuah kesepakatan baru yang bertujuan meredakan ketegangan perdagangan pasca-Brexit di Irlandia Utara secara resmi ditandatangani oleh Inggris dan Uni Eropa (UE) pada Jumat (24/3), demikian diumumkan para pihak terkait dalam sebuah pernyataan bersama.Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly dan Wakil Presiden Komisi Eropa Maros Sefcovic menandatangani kesepakatan itu dalam pertemuan mereka di London. Menurut pernyataan bersama mereka, baik Inggris maupun UE mengambil "pendekatan positif" dan "menegaskan kembali niat mereka" untuk menggunakan kerangka kerja tersebut guna menyelesaikan masalah perdagangan di masa depan.Isi kesepakatan baru yang dinamai ‘Kerangka Kerja Windsor’ (Windsor Framework) tersebut difinalisasi pada akhir Februari lalu setelah negosiasi panjang. Kesepakatan itu bertujuan untuk meredam isu-isu perdagangan yang ditimbulkan oleh kesepakatan pendahulunya, Protokol Irlandia Utara, yang memberlakukan pemeriksaan perbatasan pada barang-barang asal Inggris yang tiba di Irlandia Utara.
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak (kanan) bertemu dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Berkshire, Inggris, pada 27 Februari 2023. (Xinhua/Downing Street No. 10/Simon Walker)
Sebuah kendaraan melaju melewati rambu perbatasan di dekat Newry, Irlandia Utara, pada 14 Juni 2022. (Xinhua/Colum Lynch)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kartu berlangganan Whoosh kian populer, cerminkan kepercayaan masyarakat
Indonesia
•
26 May 2025

Destatis: Inflasi Jerman naik jadi 8,7 persen pada Januari 2023
Indonesia
•
11 Feb 2023

Forum bisnis Indonesia-Amerika Latin-Karibia hasilkan komitmen dagang 71 juta USD
Indonesia
•
11 Nov 2020

Minyak reli setelah stok minyak mentah AS jatuh dan permintaan kuat
Indonesia
•
10 Feb 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026
Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
