
PM Inggris sebut eskalasi serangan Israel di Gaza "salah"

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadiri konferensi pers saat konferensi Inggris-UE di London, Inggris, pada 19 Mei 2025. (Xinhua/10 Downing Street/Lauren Hurley)
Keputusan pemerintah Israel untuk mengeskalasi serangannya di Gaza "tidak akan membantu mengakhiri konflik ini atau membantu upaya pembebasan para sandera."
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer pada Jumat (8/8) mendesak Israel untuk mempertimbangkan kembali eskalasi serangannya yang salah di Gaza, seraya memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan menyebabkan lebih banyak korban jiwa dan memperkecil tercapainya peluang perdamaian.Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Downing Street, Starmer mengatakan bahwa keputusan pemerintah Israel untuk mengeskalasi serangannya di Gaza "tidak akan membantu mengakhiri konflik ini atau membantu upaya pembebasan para sandera."Menyoroti situasi kemanusiaan yang kian memburuk di wilayah kantong Palestina, Starmer mengatakan, "Setiap hari krisis kemanusiaan di Gaza semakin parah, dan para sandera yang ditawan oleh Hamas diperlakukan dalam kondisi yang mengerikan dan tidak manusiawi."Dia menyerukan peningkatan bantuan kemanusiaan, pembebasan semua sandera yang ditawan oleh Hamas, dan perlunya mencari solusi politik melalui negosiasi. Dia juga menegaskan kembali bahwa Hamas "tidak boleh mendapat peran dalam masa depan Gaza dan harus meninggalkan wilayah tersebut serta melucuti senjatanya."Rencana jangka panjangnya adalah untuk memastikan perdamaian di kawasan tersebut sebagai bagian dari solusi dua negara, dan pada akhirnya dapat mewujudkan "masa depan yang lebih cerah bagi rakyat Palestina dan Israel," ujar Starmer.Selain itu, dia juga memperingatkan bahwa tanpa keterlibatan kedua belah pihak dalam negosiasi dengan iktikad baik, prospek solusi dua negara akan semakin memudar, yang akan mengarah ke jalur kehancuran.Kabinet Keamanan Israel telah menyetujui rencana untuk mengambil alih Gaza City, sebut kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan pada Jumat tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi izinkan anak usia 12-18 tahun untuk umroh
Indonesia
•
10 Aug 2021

Xi Jinping terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Komite Sentral CPC
Indonesia
•
23 Oct 2022

Garda Revolusi Iran tak segan gunakan rudal untuk hentikan armada AS lintasi Selat Hormuz
Indonesia
•
11 Mar 2026

Analisis – Perang berhenti sejenak, namun perdamaian Timur Tengah masih jauh
Indonesia
•
08 Apr 2026


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
