
Peneliti China kembangkan ‘drone multirotor bi-wing’

Foto tak bertanggal yang disediakan oleh Changchun Changguang Boxiang UAV Co., Ltd. ini menunjukkan drone jenis baru yang dirancang dengan dua pasang sayap tetap dan beberapa rotor, yang dikembangkan oleh produsen drone tersebut di Changchun, Provinsi Jilin, China timur laut. (Xinhua)
Kendaraan nirawak dua sayap buatan para peneliti China memiliki ketahanan terbang selama 2-12 jam, dan dapat digunakan dalam berbagai skenario, seperti penyelamatan darurat, inspeksi daya, survei, dan pemetaan.
Changchun, China (Xinhua) – Sejumlah peneliti China berhasil mengembangkan kendaraan nirawak (drone) jenis baru yang dirancang dengan dua pasang sayap tetap (bi-wing) dan beberapa rotor.Dikembangkan oleh Changchun Changguang Boxiang UAV Co., Ltd., pesawat multirotor bi-wing ini dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal dengan cepat. Pesawat ini juga mampu bertahan di tengah terpaan angin dan cuaca dingin dengan level lebih tinggi serta memiliki kemampuan untuk mencapai ketinggian 5.500 meter, menurut pihak pengembangnya.Bai Yue, pimpinan perusahaan itu, mengatakan kendaraan udara nirawak itu berukuran kecil, berbobot ringan, dan mudah dirakit. Drone tersebut memiliki ketahanan terbang selama 2-12 jam, dan dapat digunakan dalam berbagai skenario, seperti penyelamatan darurat, inspeksi daya, survei, dan pemetaan.Drone tersebut dipamerkan di ajang Dubai Air Show 2023 dan Pameran Teknologi Tinggi China ke-25, menurut perusahaan itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Raksasa agrobisnis Bayer optimistis dengan industri benih China
Indonesia
•
24 Mar 2024

Kereta urban bertenaga hidrogen pertama buatan China tuntaskan uji coba
Indonesia
•
24 Mar 2024

Ilmuwan China kembangkan molekul inovatif untuk pengobatan kanker yang presisi
Indonesia
•
10 Jan 2026

Studi: Pengurangan gas rumah kaca global dalam industri kertas perlu strategi beragam
Indonesia
•
26 Dec 2023


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
