UNDP peringatkan risiko banjir di kawasan pesisir meningkat 4 kali lipat pada 2100

Sejumlah kendaraan melaju di jalan yang tergenang banjir usai hujan monsun yang deras di Lahore, Pakistan, pada 5 Juli 2023. (Xinhua/Sajjad)
Kenaikan permukaan air laut telah meningkatkan risiko banjir bagi 14 juta orang di daerah pesisir, dan diperkirakan akan meningkat hampir lima kali lipat pada 2100, memengaruhi hampir 73 juta orang di seluruh dunia.
PBB (Xinhua) – Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Development Programme/UNDP) pada Selasa (28/11) merilis data baru mengkhawatirkan yang mengindikasikan peningkatan risiko banjir signifikan di daerah pesisir.Selama dua dekade terakhir, kenaikan permukaan air laut telah meningkatkan risiko banjir bagi 14 juta orang di daerah pesisir. Risiko ini diperkirakan akan meningkat hampir lima kali lipat pada 2100, memengaruhi hampir 73 juta orang.Bekerja sama dengan Climate Impact Lab (CIL), UNDP meluncurkan data ini melalui platform Human Climate Horizons.Alat ini memberikan pemetaan terperinci mengenai kerentanan banjir, menyoroti area-area tempat rumah dan infrastruktur berisiko paling terdampak oleh kenaikan permukaan air laut. Data tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan paparan risiko banjir dua kali lipat di kota-kota pesisir pada akhir abad ini.Khususnya, wilayah-wilayah di Amerika Latin, Afrika, dan Asia Tenggara menghadapi ancaman parah dari banjir permanen tersebut. Hal ini dapat memiliki implikasi yang dramatis bagi pembangunan manusia, dengan daerah dataran rendah di Negara-Negara Berkembang Kepulauan Kecil berada dalam risiko tertinggi.Dalam proyeksi pemanasan global paling parah, sekitar 160.000 kilometer persegi daratan pesisir berpotensi terendam air pada 2100. Skenario ini akan memengaruhi kota-kota pesisir utama di beberapa negara seperti Ekuador, India, dan Vietnam. Namun demikian, pengurangan emisi yang signifikan dapat menyelamatkan sekitar setengah dari lahan berisiko ini dari banjir permanen, menurut laporan tersebut.
Foto yang diabadikan pada 8 Agustus 2023 ini menunjukkan banjir yang dipicu hujan lebat menutupi jalanan di Provinsi Lao Cai, Vietnam utara. (Xinhua/VNA)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Universitas-universitas di Australia serukan penyediaan kuliah gratis bagi mahasiswa kurang mampu
Indonesia
•
30 Jan 2024

COVID-19 – WHO: Pandemik ganggu layanan kesehatan mental seluruh dunia
Indonesia
•
06 Oct 2020

Aplikasi “Dakwah” MUI pandu umat dalam ibadah
Indonesia
•
26 Sep 2019

Feature – Telusuri jejak Marco Polo ke China, petualang wanita asal Italia saksikan transformasi Jalur Sutra
Indonesia
•
28 Aug 2024
Berita Terbaru

Feature – Tetap bugar di kala hujan dan banjir dengan pengobatan tradisional China
Indonesia
•
11 Feb 2026

Pumpunan – Hari ke-2 Olimpiade Musim Dingin 2026: Kecelakaan Lindsey Vonn, Sander Eitrem pecahkan rekor seluncur cepat Olimpiade
Indonesia
•
09 Feb 2026

Feature – Atlet seluncur cepat China beri penghormatan kepada kakek saat debut di Olimpiade Musim Dingin
Indonesia
•
09 Feb 2026

Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina dibuka dengan upacara di sejumlah ‘venue’, soroti harmoni
Indonesia
•
08 Feb 2026
