Kemlu RI luncurkan platform digital pebisnis Indonesia-Amerika Latin-Karibia

Kemlu RI luncurkan platform digital pebisnis Indonesia-Amerika Latin-Karibia
Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Mahendra Siregar, pada peluncuran platform digital Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC) 2020 secara virtual di Jakarta pada Jumat (9/10/2020). (Kementerian Luar Negeri RI)

Jakarta (Indonesia Window) – Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Jumat meluncurkan platform digital Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC) 2020 guna mendukung para pengusaha di tanah air meningkatkan ekspor ke wilayah tersebut.

Peluncuran platform digital itu dilakukan secara virtual oleh Wakil Menteri Luar Negeri dan dihadiri oleh sejumlah pengusaha Indonesia, media massa, serta perwakilan RI di kawasan Amerika Latin dan Karibia.

“Ini merupakan satu acara yang penting, karena kita makin memahami bahwa semua kawasan atau negara di dunia penting bagi hubungan ekonomi, perdagangan, dan investasi dengan Indonesia,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Mahendra Siregar.

Platform digital tersebut menjadi wadah interaksi antarpelaku usaha di Indonesia, Amerika Latin dan Karibia, serta menampilkan peluang investasi dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk produk-produk ekspor nasional unggulan.

Pertemuan one-on-one business meeting juga difasilitasi melalui platform digital itu.

Peluncuran platform digital merupakan awal dari rangkaian kegiatan Forum Bisnis INA-LAC 2020 yang digelar secara hybrid pada 9-11 November 2020.

Potensi kerja sama ekonomi dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia cukup besar mengingat populasi negara-negara ini sangat padat, dengan potensi ekspor mencapai 1 triliun dolar AS.

Pada tahun 2019, nilai perdagangan bilateral Indonesia dan negara-negara Amerika Latin mencapai 7,81 miliar dolar AS atau tumbuh sebesar 3 persen dibandingkan tahun 2018.

Nilai ekspor Indonesia juga meningkat dari 4,06 miliar dolar AS menjadi 4,55 miliar dolar AS.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke kawasan tersebut antara lain kendaraan dan suku cadang, kertas dan produk kertas, alas kaki, serta bahan baku industri.

Perdagangan produk-produk tersebut pasca pandemik COVID-19 diprediksi akan terus meningkat.

Forum Bisnis INA-LAC 2020 merupakan kelanjutan kegiatan serupa tahun 2019 yang telah menarik minat pelaku bisnis kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here