
Badan-badan bantuan serukan lebih banyak bantuan untuk atasi kelaparan di Afrika

Seorang pekerja Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) membawa sekantong benih, sementara puluhan orang lainnya menunggu dengan sabar untuk membawa pulang bagian mereka di Bangui, Republik Afrika Tengah, pada 14 Juli 2021. (Xinhua/Louis Denga)
Kekurangan gizi akut pada 2023 melanda Djibouti, Kenya, Somalia, Sudan Selatan, Uganda, Ethiopia, dan Sudan, dengan lebih dari 11,5 juta anak balita di negara-negara ini menderita, sementara dengan 2,9 juta anak di antaranya membutuhkan pengobatan.
Nairobi, Kenya (Xinhua) – Lebih dari 10 badan bantuan global pada Senin (20/11) meminta para donatur dan pemerintah untuk meningkatkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan dan berinvestasi dalam solusi jangka panjang guna mengatasi akar penyebab kelaparan di Afrika Timur dan Afrika Tengah.Badan-badan tersebut, termasuk Save the Children, Oxfam International, dan International Rescue Committee yang berada di bawah payung Interagency Working Group for East and Central Africa (IAWG), mengatakan bahwa hampir 90 juta orang di Afrika Timur dan Afrika Tengah menghadapi tingkat kelaparan yang belum pernah terjadi sebelumnya."Banyak dari krisis ini semakin terlupakan, dan sebagian besar upaya kemanusiaan di kawasan ini masih kekurangan dana, mengakibatkan jutaan orang menghadapi kemiskinan, atau lebih buruk lagi," ujar Peter Burgess, Direktur IAWG, dalam pernyataan bersama yang dirilis di Nairobi, ibu kota Kenya.Upaya ini bertepatan dengan konferensi tingkat tinggi (KTT) ketahanan pangan global yang dimulai di London, Inggris, pada Senin, yang bertujuan untuk memusatkan perhatian internasional pada upaya mengakhiri kelaparan dan kekurangan gizi.
Foto dari udara ini menunjukkan orang-orang mengarungi jalanan Kota Baidoa yang terendam banjir di Negara Bagian Southwest, Somalia, pada 6 November 2023. (Xinhua/Hassan Abdi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Mesir kirim konvoi bantuan ke Gaza usai kesepakatan gencatan senjata tahap pertama tercapai
Indonesia
•
09 Oct 2025

USA Today: Pemerintah AS paling patut disalahkan atas tingginya harga obat
Indonesia
•
24 Feb 2023

Angka kelahiran di Korsel naik selama 9 bulan berturut-turut pada Maret 2025
Indonesia
•
29 May 2025

Kanker paru-paru kini lebih banyak diderita kelompok bukan perokok
Indonesia
•
09 Dec 2022


Berita Terbaru

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026

Angka kematian anak balita turun lebih dari setengahnya sejak tahun 2000
Indonesia
•
19 Mar 2026

Idul Fitri 1447H – Warga Afghanistan bersiap sambut Idul Fitri di tengah sanksi dan kemiskinan
Indonesia
•
19 Mar 2026
