
Fokus Berita – Penerapan tarif terbaru AS tuai penolakan dan aksi balasan

Para pelanggan memilih barang di sebuah supermarket di Foster City, California, Amerika Serikat, pada 15 Mei 2024. (Xinhua/Li Jianguo)
Kebijakan proteksionis perdagangan AS terbaru dengan memberlakukan tarif tambahan sebesar 25 persen terhadap impor dari Kanada dan Meksiko serta tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap impor asal China, telah menuai penolakan yang luas dan aksi balasan segera.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (1/2) menandatangani perintah eksekutif untuk memberlakukan tarif tambahan sebesar 25 persen terhadap impor dari Kanada dan Meksiko serta tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap impor asal China.Kebijakan proteksionis perdagangan AS terbaru itu telah menuai penolakan yang luas dan aksi balasan segera.Kanada mengumumkan tarif balasan terhadap impor AS pada Sabtu malam waktu setempat, menyusul keputusan Trump yang memberlakukan tarif 25 persen pada sebagian besar produk Kanada.Kanada akan menerapkan bea masuk sebesar 25 persen terhadap barang-barang asal AS senilai 30 miliar dolar Kanada mulai Selasa (4/2), ungkap Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau usai memimpin rapat Kabinet Kanada dan menggelar pertemuan virtual dengan para perdana menteri provinsi dan teritori.Trudeau menyampaikan bahwa tarif itu nantinya juga akan diberlakukan pada barang-barang lain senilai 125 miliar dolar Kanada dalam kurun waktu 21 hari. Bir, wine, dan minuman beralkohol asal AS, bersama dengan sayuran, pakaian, sepatu, dan parfum menjadi barang-barang yang termasuk gelombang pertama dikenai tarif tersebut, begitu juga dengan peralatan rumah tangga, mebel, dan perlengkapan olahraga.Trudeau menyebutkan bahwa masih ada beberapa kebijakan perdagangan nontarif yang sedang diputuskan. Tindakan ini mungkin meliputi pembatasan ekspor mineral strategis dan produk energi ke AS, serta upaya untuk mencegah perusahaan-perusahaan AS mengikuti tender kontrak pemerintah.Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Sabtu menginstruksikan Sekretariat Ekonomi untuk memberlakukan kebijakan tarif dan nontarif guna melindungi kepentingan Meksiko sebagai tanggapan atas bea masuk yang diterapkan oleh pemerintahan Trump.Masalah tidak dapat diselesaikan lewat penerapan tarif, tetapi melalui pembicaraan dan dialog, kata Sheinbaum dalam platform media sosial X.
Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) terlihat di Washington DC, AS, pada 6 Januari 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Konsumsi listrik China naik 3,6 persen pada 2022
Indonesia
•
24 Jan 2023

Gubernur bank sentral China serukan reformasi kuota IMF
Indonesia
•
31 Mar 2024

Bundestag Jerman setujui dana 200 miliar euro untuk tangkal krisis energi
Indonesia
•
22 Oct 2022

Presiden minta ‘Generalized System of Preferences’ tarik investasi AS
Indonesia
•
02 Nov 2020


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
