
Uni Eropa janjikan reaksi tegas terhadap tarif baru AS

Foto yang diabadikan pada 29 Januari 2025 ini menunjukkan Gedung Berlaymont, kantor pusat Komisi Eropa, di Brussel, Belgia. (Xinhua/Meng Dingbo)
Kebijakan perdagangan timbal balik yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai sebagai langkah ke arah yang salah.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Uni Eropa (UE) memandang kebijakan perdagangan "timbal balik" yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai langkah ke arah yang salah, demikian menurut sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (14/2)."Uni Eropa akan bereaksi dengan tegas dan segera terhadap hambatan yang tidak dapat dibenarkan atas perdagangan yang bebas dan adil, termasuk ketika tarif digunakan untuk menantang kebijakan yang sah dan tidak diskriminatif," demikian bunyi pernyataan tersebut. Uni Eropa akan selalu melindungi bisnis, pekerja, dan konsumen Eropa dari langkah-langkah tarif yang tidak adil.Pada Kamis (13/2), Trump menandatangani sebuah memorandum yang mengarahkan pemerintahannya untuk menetapkan "tarif yang setara dengan tarif timbal balik sehubungan dengan setiap mitra dagang asing." Menurut Uni Eropa, tarif yang baru diberlakukan ini akan merugikan ekonomi AS dengan menaikkan harga produk akhir yang dikonsumsi oleh rakyat Amerika."Tarif adalah pajak," kata Komisi Eropa. "Dengan memberlakukan tarif, AS memajaki warganya sendiri, menaikkan biaya untuk bisnis, menghambat pertumbuhan, dan memicu inflasi. Tarif meningkatkan ketidakpastian ekonomi serta mengganggu efisiensi dan integrasi pasar global."Menurut Komisi Eropa, lebih dari 70 persen impor blok ini tidak dikenai tarif saat memasuki UE, dan rata-rata tarif yang diterapkan pada barang impor termasuk yang terendah di dunia.Uni Eropa tetap berkomitmen pada sistem perdagangan global yang terbuka dan dapat diprediksi yang menguntungkan semua mitra, kata pernyataan itu, "Kami percaya pada kemitraan perdagangan yang saling menguntungkan dan seimbang, yang didasarkan pada transparansi dan keadilan."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Alphabet laporkan pertumbuhan pendapatan 14 persen pada Q2 2024
Indonesia
•
26 Jul 2024

Minyak naik di 80 dolar, OPEC+ tetap dengan rencana kenaikan produksi
Indonesia
•
05 Jan 2022

Kementerian ESDM targetkan investasi migas 2022 capai 17 miliar dolar AS
Indonesia
•
19 Jan 2022

UMKM Kota Bogor melejit lewat Small Class #1 ‘UMKM NAIK KELAS JABAR' di INDIBIZ TELKOM
Indonesia
•
18 Jul 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
