
Banjir tewaskan sekitar 270 orang, puluhan ribu warga mengungsi di kawasan Tanduk Afrika

Seorang anak laki-laki terlihat duduk di dekat sebuah bagian jalan yang tergerus oleh banjir dahsyat di jalan raya Garissa-Mombasa, Kenya, pada 23 November 2023. (Xinhua/Fabian Mangera)
Kawasan Tanduk Afrika saat ini menghadapi curah hujan yang tinggi dan banjir yang disebabkan oleh El Nino, mengakibatkan hilangnya nyawa, baik manusia maupun hewan, serta pengungsian dalam jumlah yang sangat besar di Somalia, Kenya, dan Ethiopia.
Nairobi, Kenya (Xinhua) – Hampir 270 orang tewas dan lebih dari 900.000 warga mengungsi akibat banjir yang disebabkan oleh musim hujan yang sedang berlangsung di kawasan Tanduk Afrika, demikian menurut Pusat Aplikasi dan Prediksi Iklim (Climate Prediction and Applications Center/ICPAC) dari Otoritas Antarpemerintah untuk Pembangunan (Intergovernmental Authority on Development) pada Rabu (29/11).Kenya, Etiopia, dan Somalia merupakan negara-negara yang paling parah terdampak hujan El Nino dan fenomena cuaca Dipole Samudra Hindia yang terjadi saat ini, kata ICPAC dalam sebuah laporan, menekankan bahwa Somalia dan Kenya menanggung beban terberat akibat hujan yang dipicu oleh iklim tersebut, yang telah berlangsung selama lebih dari satu bulan."Kawasan Tanduk Afrika saat ini menghadapi curah hujan yang tinggi dan banjir yang disebabkan oleh El Nino. Hal ini mengakibatkan hilangnya nyawa, baik manusia maupun hewan, serta pengungsian dalam jumlah yang sangat besar di Somalia, Kenya, dan Ethiopia," ujar lembaga tersebut.
Foto dari udara berikut ini menunjukkan pemandangan Beledweyne yang dilanda banjir di Somalia tengah pada 20 November 2023. (Xinhua/Abdullah Boyow)
Foto dokumentasi menunjukkan warga melintasi jalan yang tergenang banjir di Distrik Beledweyne, Somalia tengah, pada 12 Mei 2023. (Xinhua/Hassan Bashi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Warga Palestina sebut konflik dengan Israel saat ini munculkan kenangan menyakitkan masa lalu
Indonesia
•
26 Oct 2023

Sekjen PBB berduka atas kematian staf keamanan PBB di Gaza
Indonesia
•
15 May 2024

Akankah digitalisasi kemaritiman makin ‘moncer’ pasca COVID-19?
Indonesia
•
22 Apr 2020

Yayasan Al Ghozy kunjungi Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, jajaki kerja sama
Indonesia
•
30 Apr 2025


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
