
Kasus sifilis pada bayi baru lahir di AS melonjak 10 kali lipat dalam satu dekade terakhir

Seorang anak melihat sebuah kendaraan hias pada Parade Hari Thanksgiving yang digelar oleh pusat perbelanjaan Macy's di New York City, Amerika Serikat, pada 26 November 2020. (Xinhua/Wang Ying)
Kasus sifilis pada bayi baru lahir ini terjadi setelah meningkatnya kasus sifilis di kalangan perempuan usia reproduktif yang berpadu dengan faktor-faktor sosial dan ekonomi yang menciptakan hambatan pada perawatan prenatal yang berkualitas.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Lebih dari 3.700 bayi di Amerika Serikat (AS) terlahir dengan penyakit sifilis pada 2022, naik lebih dari 10 kali lipat dibandingkan 2012, demikian menurut data baru yang dirilis pada Selasa (7/11) oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.Peningkatan kasus sifilis pada bayi baru lahir ini terjadi setelah meningkatnya kasus sifilis di kalangan perempuan usia reproduktif yang berpadu dengan faktor-faktor sosial dan ekonomi yang menciptakan hambatan pada perawatan prenatal yang berkualitas, serta infrastruktur dan sumber daya pencegahan yang terus menurun, kata CDC.Sifilis selama kehamilan dapat mengakibatkan hal yang tragis, seperti keguguran, bayi lahir mati, kematian bayi, dan masalah medis seumur hidup. Sifilis pada bayi baru lahir terjadi ketika ibu tidak mendapatkan pengujian dan pengobatan tepat waktu selama kehamilan, lanjut CDC."Krisis sifilis kongenital di AS meroket dengan kecepatan yang memilukan," kata Kepala Petugas Medis CDC Debra Houry. "Langkah-langkah baru diperlukan untuk mencegah makin banyaknya tragedi keluarga. Kami mengimbau para penyedia layanan kesehatan, sistem kesehatan masyarakat, dan komunitas-komunitas agar mengambil langkah tambahan untuk menghubungkan ibu dan bayi dengan perawatan yang mereka butuhkan."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di China promosikan pertukaran budaya kedua negara di media sosial
Indonesia
•
31 Aug 2024

PBB: Lebih dari 1 Juta orang di Gaza masih sangat membutuhkan bantuan ‘shelter’
Indonesia
•
03 Jan 2026

Ahli bedah Turki pecahkan rekor dunia, pisahkan kembar siam dalam 9 jam
Indonesia
•
28 Jun 2022

Pengurus Besar Mathla'ul Anwar bersilaturahim dengan Ketua MPR
Indonesia
•
23 Jan 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
