UE akan gagal penuhi target kirim 1 juta peluru ke Ukraina hingga Maret 2024

Foto yang diabadikan pada 21 Januari 2024 ini menunjukkan suasana pascaserangan artileri di Donetsk. (Xinhua/Victor)
Kapasitas produksi UE telah meningkat 40 persen sejak operasi militer khusus Rusia terhadap Ukraina pada Februari 2022, dan akan mencapai 1,4 juta peluru hingga akhir 2024.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Uni Eropa (UE) tidak akan dapat memenuhi target untuk mengirimkan 1 juta peluru artileri ke Ukraina hingga Maret, demikian disampaikan Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (31/1).Usai pertemuan informal para menteri pertahanan UE, Borrell mengatakan bahwa dengan melakukan "destocking, dan pengadaan bersama maupun individual," UE hanya akan mampu mengirimkan 524.000 peluru, atau sekitar 52 persen dari target, hingga Maret nanti.
Perwakilan Tinggi Uni Eropa (UE) untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell menghadiri pertemuan para pemimpin UE di Brussel, Belgia, pada 14 Desember 2023. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Sudan tuding paramiliter RSF dalang pengeboman Masjid di El Fasher yang tewaskan 70 lebih orang
Indonesia
•
23 Sep 2025

Utusan China: Veto AS terkait isu Palestina bertolak belakang dengan peran kekuatan bertanggung jawab
Indonesia
•
05 May 2024

Haji1442 – Jamaah haji harus vaksinasi COVID-19 dosis kedua
Indonesia
•
28 Jun 2021

Menhan China dan AS gelar pembicaraan soal hubungan kedua negara di Kamboja
Indonesia
•
23 Nov 2022
Berita Terbaru

72.000 jiwa warga Palestina tewas sejak agresi militer Israel di Jalur Gaza Oktober 2023
Indonesia
•
08 Feb 2026

Bangladesh laporkan kematian pertama akibat virus Nipah pada 2026
Indonesia
•
08 Feb 2026

Komite independen Gaza belum beroperasi akibat Israel terus serang warga sipil Palestina
Indonesia
•
08 Feb 2026

Rusia terima Ukraina yang netral dan bersahabat sebagai tetangga di masa depan
Indonesia
•
06 Feb 2026
