
PBB serukan pemberian dana tambahan untuk penyelamatan kapal tanker Safer di Yaman

Para penjaga pantai berdiri di dekat sebuah kapal yang berlabuh di kota pelabuhan Laut Merah, Hodeidah, Yaman, pada 13 Mei 2019. (Xinhua)
Kapal tanker Safer, kapal berusia 47 tahun yang telah ditambatkan di lepas pantai Yaman dan terbengkalai sejak 2015 akibat konflik di Yaman, telah membusuk hingga ke titik di mana kapal tersebut berisiko meledak atau pecah dalam waktu dekat, yang dapat menyebabkan dampak lingkungan yang sangat buruk bagi kawasan tersebut.
PBB (Xinhua) – Ada "kebutuhan krusial" untuk dana tambahan guna menutup kekurangan biaya dalam upaya penyelamatan kapal tanker minyak Safer di lepas pantai Laut Merah Yaman, kata seorang juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (4/5).Sebuah acara yang diadakan pada Kamis oleh Inggris dan Belanda untuk membantu proyek Safer yang dipimpin PBB berhasil mengumpulkan dana sebesar 5,6 juta dolar AS dalam program pendanaan baru, kata Farhan Haq, Wakil Juru Bicara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres, kepada wartawan.PBB meminta masyarakat internasional untuk membantu menutup kekurangan dana yang masih tercatat di angka 23,8 juta dolar AS untuk tahap darurat, kata Haq.Kapal tanker Safer, kapal berusia 47 tahun yang telah ditambatkan di lepas pantai Yaman dan terbengkalai sejak 2015 akibat konflik di Yaman, telah membusuk hingga ke titik di mana kapal tersebut berisiko meledak atau pecah dalam waktu dekat, yang dapat menyebabkan dampak lingkungan yang sangat buruk bagi kawasan tersebut.Sebagai bagian dari sebuah operasi darurat, Program Pembangunan PBB (UNDP) pada Maret lalu membeli kapal ‘Nautica’ dari perusahaan pelayaran Belgia Euronav untuk memindahkan lebih dari 1 juta barel minyak dari kapal tanker Safer yang sudah membusuk itu. Kapal ‘Nautica’ diperkirakan akan tiba di Yaman pada awal Mei.Menurut Haq, dana tambahan sebesar 19 juta dolar AS juga diperlukan untuk tahap kedua yang krusial dari operasi terkoordinasi PBB tersebut guna mencegah bencana kebocoran minyak di Laut Merah."Kekurangan dana ini harus segera ditutup agar operasi dapat berjalan sukses," imbuh Haq."Kami mengapresiasi kontribusi yang sudah diterima sejauh ini, namun ada kebutuhan dana yang sangat mendesak untuk memungkinkan kami menyelesaikan tugas yang sudah kami mulai," ujarnya.*1 dolar AS = 14.632 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Wawancara – AS manfaatkan Filipina dan isu Laut China Selatan untuk redam China
Indonesia
•
20 Dec 2023

Uni Afrika aebut Afrika merugi 18 miliar dolar AS setiap tahun akibat konflik
Indonesia
•
29 Jan 2025

Perusahaan China mulai konstruksi struktur utama 5 pencakar langit di New Alamein, Mesir
Indonesia
•
01 Aug 2022

Penasihat khusus dapatkan surat perintah penggeledahan akun Twitter Donald Trump
Indonesia
•
11 Aug 2023


Berita Terbaru

PBB: Lebih dari 2.100 anak tewas atau terluka sejak eskalasi konflik di Timur Tengah
Indonesia
•
25 Mar 2026

Iran bantah lakukan negosiasi dengan AS, menyebutnya tidak bermakna dalam kondisi sekarang
Indonesia
•
25 Mar 2026

Tingkat kepuasan terhadap Trump capai titik terendah di tengah lonjakan harga bbm dan penolakan perang Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026

PLTN Fukushima Daiichi buang 55.000 ton lebih air limbah terkontaminasi nuklir ke laut pada 2025
Indonesia
•
25 Mar 2026
