Sudan Selatan dan PBB luncurkan program vaksinasi untuk tanggulangi wabah demam kuning

Sekelompok pengungsi terlihat di permukiman pengungsi Gorom di Juba, ibu kota Sudan Selatan, pada 7 Desember 2023. (Xinhua/Denis Elamu)
Kampanye vaksinasi demam kuning reaktif merupakan bagian dari intervensi respons preventif usai dua kasus terkonfirmasi di Sudan Selatan, menargetkan sekitar 610.000 orang berusia sembilan bulan hingga 65 tahun di wilayah Yambio, Tambura Ezo, Ibba, dan Maridi di Negara Bagian Khatulistiwa Barat (Western Equatoria), tempat dua kasus terkonfirmasi demam kuning dilaporkan.
Juba, Sudan Selatan (Xinhua) – Sudan Selatan dan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (13/2) meluncurkan kampanye vaksinasi demam kuning reaktif sebagai bagian dari intervensi respons preventif usai dua kasus terkonfirmasi.Kampanye tersebut menargetkan sekitar 610.000 orang berusia sembilan bulan hingga 65 tahun di wilayah Yambio, Tambura Ezo, Ibba, dan Maridi di Negara Bagian Khatulistiwa Barat (Western Equatoria), tempat dua kasus terkonfirmasi demam kuning dilaporkan.Humphrey Karamagi, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Sudan Selatan, mengatakan bahwa kampanye vaksinasi demam kuning ini sejalan dengan strategi global Menghapus Epidemi Demam Kuning (Eliminate Yellow Fever Epidemics/EYE) per 2026."Langkah reaktif ini bertujuan untuk melindungi populasi yang berisiko tinggi dan bertindak sebagai jembatan untuk mengintegrasikan demam kuning," kata Karamagi dalam sebuah pernyataan bersama yang dirilis di Juba, ibu kota Sudan Selatan.Kampanye vaksinasi tersebut menggunakan dosis yang diperoleh dari persediaan vaksin demam kuning darurat global dari Kelompok Koordinasi Internasional (International Coordination Group/ICG) untuk Penyediaan Vaksin, yang didukung oleh pendanaan dari aliansi vaksin internasional, Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI).
Sejumlah warga lokal melintasi jalan Juba-Terekeka-Rumbek di Juba, ibu kota Sudan Selatan, pada 10 November 2021. (Xinhua/Denis Elamu)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

CNN: Pekerja anak ilegal di AS meningkat di tengah ketatnya pasar tenaga kerja
Indonesia
•
04 Aug 2023

Trump ingin AS ambil alih kepemilikan Jalur Gaza
Indonesia
•
06 Feb 2025

Uni Afrika nyatakan kekhawatiran soal pendanaan berkelanjutan kegiatan teroris di Afrika
Indonesia
•
10 Nov 2023

Masjid di Saudi mulai dibuka, umroh masih ditangguhkan
Indonesia
•
26 May 2020
Berita Terbaru

Kongres AS bantah klaim Trump soal militer Rusia dan China di Greenland
Indonesia
•
10 Feb 2026

Fokus Berita - Ilmuwan dunia pun terjerat godaan Epstein
Indonesia
•
10 Feb 2026

Sekjen PBB sebut semua permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki tidak punya validitas hukum
Indonesia
•
10 Feb 2026

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026
