Korban meninggal banjir Sumatera naik jadi 1.157, 165 hilang hingga 2 Januari petang

Jumlah korban banjir

Pesiden Prabowo Subianto meninjau Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan yang terletak di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan pada Rabu, 31 Desember 2025. (Sekretariat Kabinet RI)

Jumlah korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2 Januari 2026 petang telah meningkat menjadi 1.157 orang meninggal, 165 orang hilang, dan 381.100 orang mengungsi.

Jakarta (Indonesia Window) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2 Januari 2026 petang telah meningkat menjadi 1.157 orang meninggal, 165 orang hilang, dan 381.100 orang mengungsi.

Di Aceh, jumlah korban banjir adalah 530 orang meninggal, 31 orang hilang, dan 356.700 orang mengungsi . Di Sumatera Utara, 365 orang tewas, 60 orang hilang, dan 14.400 orang mengungsi. Di Sumatera Barat, tercatat 262 orang meninggal, 74 orang hilang, dan 9.900 orang mengungsi.

BNPB juga melaporkan, 215 fasilitas kesehatan rusak. Bencana tersebut juga berdampak pada 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 81 jalan dan 34 jembatan.

Selain itu, BNPB melaporkan bahwa 178.479 rumah rusak. Sebanyak 52 kabupaten terdampak.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait